KATADIA MAKASSAR || Antusiasme peserta dari berbagai sekolah mewarnai kegiatan Forum Sekolah Adiwiyata Kota Makassar dan Coaching Pengisian Softfile serta Aplikasi SIDIA bagi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri Tahun 2026 yang digelar di Gedung Erlangga, Jalan Hertasning, Makassar, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi sekolah-sekolah yang tengah mempersiapkan diri mengikuti penilaian Program Adiwiyata tingkat nasional maupun menuju predikat Adiwiyata Mandiri.
Dalam sesi bimbingan teknis (Bimtek), panitia menghadirkan Wahyuddin Munim Anugrah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar sebagai narasumber. Ia memberikan materi terkait tata cara penyusunan dan pengisian softfile dokumen Adiwiyata serta teknis penginputan data melalui aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA).
Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi yang disampaikan. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami secara mendalam berbagai persyaratan administrasi dan indikator penilaian yang menjadi bagian penting dalam proses verifikasi sekolah Adiwiyata.
Suasana kegiatan berlangsung meriah, interaktif, dan penuh semangat. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan komitmen kuat sekolah-sekolah di Kota Makassar dalam membangun budaya peduli dan berbudaya lingkungan sejak dini.

Forum Sekolah Adiwiyata Makassar,
Ketua Panitia Forum Sekolah Adiwiyata Kota Makassar, Juli Astutik, mengapresiasi semangat yang ditunjukkan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
“Semangat dan kekompakan peserta hari ini menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di Makassar siap menuju Adiwiyata dan membangun lingkungan hijau yang lebih baik,” ujarnya.
Selain menjadi ketua panitia, Juli Astutik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Forum Sekolah Adiwiyata Makassar turut memberikan materi motivasi dan berbagi pengalaman kepada peserta. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai langkah awal yang dapat dilakukan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Juli juga membagikan pengalaman sekolah yang dipimpinnya dalam meraih berbagai penghargaan Adiwiyata secara bertahap, mulai dari Adiwiyata Kota, Adiwiyata Provinsi, Adiwiyata Nasional hingga Adiwiyata Mandiri.
Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari komitmen seluruh warga sekolah dalam menerapkan budaya ramah lingkungan melalui berbagai program nyata yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa Forum Sekolah Adiwiyata Makassar menargetkan pencapaian yang lebih besar pada tahun 2026 dengan mendorong lebih banyak sekolah mengikuti ajang penganugerahan Adiwiyata tingkat nasional di Jakarta.
Melalui kegiatan coaching dan pendampingan ini, Forum Sekolah Adiwiyata Kota Makassar berharap semakin banyak sekolah yang mampu memenuhi standar Adiwiyata serta menjadi pelopor dalam mewujudkan pendidikan berwawasan lingkungan di Sulawesi Selatan maupun di tingkat nasional.