Terhubung dengan kami

POLITIK

Herman Jaya Serap Aspirasi Warga Sepee, Dorong Pembukaan Akses Allantirengnge

Dipublikasikan

pada

Anggota DPRD Kabupaten Barru dari Fraksi Golkar, Herman Jaya melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Kelurahan Sepee,

KATADIA BARRU || Anggota DPRD Kabupaten Barru dari Fraksi Golkar, Herman Jaya melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Kelurahan Sepee, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan pembangunan mulai dari infrastruktur lingkungan, peningkatan sektor pertanian dan perikanan, hingga kebutuhan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Herman Jaya menyampaikan bahwa reses merupakan ruang komunikasi antara anggota DPRD dan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan kepada pemerintah daerah.

“Reses ini menjadi ruang komunikasi langsung dengan masyarakat untuk mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga. Semua aspirasi yang masuk akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan dan skala prioritas pemerintah daerah,” ujar Herman Jaya.

Pada kesempatan itu, Herman Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari atas perhatian dan komitmennya dalam menindaklanjuti aspirasi anggota DPRD melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Hari ini kami bersyukur karena aspirasi anggota DPRD mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari atas atensinya terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota dewan,” ungkapnya.

Herman Jaya menegaskan bahwa saat ini anggota DPRD lebih berhati-hati dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait pokok-pokok pikiran (pokir) dewan agar tetap berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, berbagai persoalan hukum yang menimpa anggota dewan di sejumlah daerah menjadi pelajaran penting agar proses pengawalan aspirasi dilakukan secara transparan dan dilaksanakan oleh OPD sesuai ketentuan.

“Banyak anggota dewan di berbagai daerah tersandung persoalan hukum gara-gara pokir, karena ada yang merancang sekaligus mengerjakan kegiatan. Karena itu kami ingin semua aspirasi masyarakat tetap dikawal secara transparan dan dilaksanakan oleh OPD sesuai ketentuan,” jelasnya.

Dalam reses tersebut, muncul usulan perintisan jalan menuju kawasan Allantirengnge menggunakan alat berat yang disampaikan Kepala Lingkungan Sepee. Usulan itu langsung mendapat respons positif dari Herman Jaya karena dinilai memiliki nilai strategis dari sisi aksesibilitas maupun pelestarian sejarah dan budaya daerah.

Herman Jaya bahkan mengusulkan kepada Bupati Barru agar pelantikan pejabat OPD ke depan dapat dilaksanakan di kawasan Allantirengnge sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah Kerajaan Barru.

“Ini bukan hanya soal membuka akses jalan, tetapi juga bagaimana kita menghidupkan kembali nilai sejarah dan budaya daerah. Dulu setiap raja Barru dilantik di Allantirengnge, sehingga tempat ini memiliki nilai historis yang sangat tinggi,” tuturnya.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta warga setempat turut hadir menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan pembangunan di wilayah tersebut.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending