Terhubung dengan kami

Pendidikan

600 Anak TK Semarakkan Hari Anak Nasional di Makassar

Dipublikasikan

pada

Sebanyak 600 anak dari berbagai taman kanak-kanak (TK) se-Kota Makassar memeriahkan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026
Hari Anak Nasional 2026 Makassar

KATADIA MAKASSAR || Sebanyak 600 anak dari berbagai taman kanak-kanak (TK) se-Kota Makassar memeriahkan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui beragam pertunjukan seni yang digelar Dinas Pendidikan Kota Makassar berkolaborasi dengan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar di Balai Manunggal, Rabu (29/7/2026).

Mengusung semangat memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai penampilan seni, permainan edukatif, pameran Alat Permainan Edukatif (APE), hingga wahana bermain gratis yang disambut antusias peserta.

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, mengatakan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memberikan ruang yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak dalam menampilkan bakat, keberanian, dan kreativitas mereka.

“Hari ini adalah panggung milik anak-anak. Mereka bebas menunjukkan bakat, kreativitas, dan keberaniannya. Kita ingin setiap anak merasakan kebahagiaan, dihargai, dan memiliki ruang untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta berkarakter,” ujar Melinda.

Ia menegaskan, setiap anak memiliki potensi dan keunikan yang harus didukung melalui lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang, baik di lingkungan keluarga maupun satuan pendidikan.

Menurutnya, kegiatan seperti peringatan Hari Anak Nasional juga menjadi sarana membangun karakter, melatih kemampuan bersosialisasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.

“Semoga Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa memenuhi hak-hak anak adalah tanggung jawab bersama. Mari terus menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar anak-anak Makassar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina P, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan melalui aktivitas yang sesuai dengan dunia mereka.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, serta kecerdasan sosial dan emosional.

“Kami ingin Hari Anak Nasional benar-benar menjadi pesta bagi anak-anak. Karena itu kami menghadirkan panggung seni, permainan edukatif, hingga berbagai wahana bermain agar mereka bisa belajar sambil bergembira. Semoga pengalaman hari ini menjadi kenangan indah sekaligus memotivasi mereka untuk terus berani berkarya,” katanya.

Selain penampilan seni, kegiatan tersebut juga menghadirkan Pameran Alat Permainan Edukatif (APE) yang diikuti Pusat Kegiatan Gugus (PKG) dari 15 kecamatan se-Kota Makassar. Berbagai media pembelajaran hasil inovasi guru PAUD dipamerkan sebagai bentuk kreativitas dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Alat permainan yang ditampilkan dibuat dari bahan sederhana dan ramah lingkungan, namun dirancang untuk merangsang perkembangan motorik, kognitif, bahasa, hingga kemampuan sosial emosional anak.

Pameran tersebut tidak hanya menarik perhatian para pendidik, tetapi juga mendapat antusiasme dari orang tua yang ingin mengetahui berbagai media pembelajaran yang dapat diterapkan di rumah sebagai pendukung proses belajar anak.

Suasana semakin meriah dengan hadirnya berbagai wahana bermain gratis seperti trampolin, istana balon, playground, serta beragam permainan interaktif yang dipadati peserta sepanjang kegiatan berlangsung.

Berbagai penampilan seni turut memukau para tamu undangan, di antaranya Mars PAUD oleh TK Negeri Rappocini, Tari Indang dari TK Negeri Tamalate dan TK Negeri Manggala, Tari Nusantara oleh TK Negeri Mariso, Tari Ampar-Ampar Pisang, Senam Anak Indonesia Hebat, Tari Pom Pom, Gerak dan Lagu Rukun Sama Teman, Tari Komando, Tari Kipas, Senam 7 Kebiasaan, Shalawat, Hafalan dan Doa, Gerak dan Lagu Mariso Ceria, Gerak dan Lagu 4 Kata Ajaib, pertunjukan teater “Langitpun Milik Kami” oleh Sanggar Teater Ketjil, hingga penampilan Badut Sulap yang menghibur seluruh peserta.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini, Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Pendidikan dan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar berharap semakin banyak ruang ramah anak dapat dihadirkan sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, bermain, berkreasi, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, percaya diri, dan siap menyongsong masa depan.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending