Terhubung dengan kami

Olahraga



Kapolda dan Gubernur Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka
Seri V

Dipublikasikan

pada

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membuka sekaligus melepas peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026
Kapolda dan Gubernur Sulsel lepas Bhayangkara Off-Road Merdeka

KATADIA MAKASSAR || Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membuka sekaligus melepas peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 di Kantor SPN Batua, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan mengusung tema “Jelajah Alam Peduli, Wujudkan Ketahanan Pangan, Hadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat” dan diikuti sekitar 400 kendaraan dari jajaran kepolisian serta komunitas otomotif.

Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V digelar selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026. Para peserta akan menempuh rute Makassar, Barru, Sidrap, hingga finis di Kota Parepare.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Polda Sulsel, Pengurus Daerah Indonesia Off-Road Federation (IOF) Sulawesi Selatan, pemerintah daerah dan komunitas otomotif.

Menurutnya, pelaksanaan Bhayangkara Off-Road Merdeka yang telah memasuki seri kelima bukan sekadar ajang olahraga otomotif dan petualangan.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan di Sulawesi Selatan.

“Bhayangkara Off-Road Merdeka adalah wujud kolaborasi antara Polda Sulawesi Selatan bersama IOF Pengda Sulawesi Selatan, pemerintah daerah dan komunitas otomotif,” kata Djuhandani.

Djuhandani menyebut kegiatan off-road juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata di sejumlah daerah yang dilintasi peserta.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan nilai tambah terhadap pengembangan UMKM, perekonomian lokal serta membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial.

“Dengan semangat Hari Bhayangkara dan Hari Kemerdekaan, kita semua bisa memberikan sumbangsih bagi pembangunan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia berharap Bhayangkara Off-Road Merdeka dapat menjadi momentum untuk merawat persatuan, memperkuat kepedulian dan menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Sebelum melepas peserta, Djuhandani mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama mengikuti perjalanan.

Ia meminta setiap peserta memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan standar, mematuhi instruksi panitia dan mengendalikan kecepatan, terutama ketika menghadapi medan yang menantang.

“Utamakan keselamatan, pastikan kendaraan layak jalan, gunakan perlengkapan yang standar, patuhi instruksi dan jaga kecepatan, terutama saat melintas medan yang menantang,” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan peserta agar tetap menjadi contoh dalam berlalu lintas ketika melintasi jalan umum.

Peserta diminta menaati rambu-rambu lalu lintas, menghormati pengguna jalan lainnya serta memberikan edukasi melalui keteladanan.

“Dalam berlalu lintas, jadilah duta keselamatan di jalan. Taati rambu-rambu lalu lintas, hormati pengguna jalan lain, dan edukasi dengan keteladanan,” katanya.

Djuhandani turut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel dan seluruh panitia yang telah berkolaborasi dengan Pengda IOF Sulsel dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kota Parepare, Pemerintah Kabupaten Barru dan Kabupaten Sidrap, jajaran Kepolisian, sponsor serta media.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang sehat, tertib, aman dan bermanfaat,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pelaksanaan Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V.

Menurut Andi Sudirman, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena tidak hanya menjadi ajang olahraga dan petualangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus membantu masyarakat di daerah yang dilalui.

“Teman-teman off-roader ini sambil jalan, sambil camping, sambil memperkenalkan wisata, juga membantu kegiatan sosial di daerah,” kata Andi Sudirman.

Ia menyebut komunitas off-road selama ini turut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu pembangunan tempat ibadah dan memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Banyak yang ikut membangun tempat-tempat ibadah, seperti masjid, serta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain kegiatan sosial, Andi Sudirman menilai komunitas off-road dapat ikut berperan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan kebakaran lahan ketika melakukan perjalanan ke wilayah pelosok.

“Termasuk mungkin memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tidak membakar lahan, terutama ketika teman-teman masuk ke daerah-daerah terpencil,” katanya.

Gubernur berharap kegiatan tersebut terus dikembangkan sehingga memberikan dampak lebih luas terhadap promosi pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan perekonomian lokal.

Setelah rangkaian sambutan, Kapolda Sulsel bersama Gubernur Sulsel secara resmi melepas ratusan kendaraan peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 untuk memulai perjalanan menuju sejumlah daerah yang menjadi lintasan kegiatan.

Djuhandani kembali mengingatkan peserta agar menjaga keselamatan, menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat persaudaraan selama perjalanan.

“Selamat berpetualang, jaga keselamatan, junjung tinggi sportivitas, pererat persaudaraan dan tebarkan kebaikan di mana pun kita melintas. Salam off-road, go, go, go, go,” tutupnya.

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending