KATADIA PANGKEP || Mewakili Bupati Barru, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 di Lapangan Citra Mass, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu malam (29/8/2026).
Penutupan tersebut menjadi puncak rangkaian MTQ KORPRI VIII Nasional yang mempertemukan kafilah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat, persaudaraan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dalam sambutannya mengatakan MTQ KORPRI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter ASN yang unggul, profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.
“Setelah beberapa hari kita bersama-sama menyaksikan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, juga menyaksikan semangat, ketekunan dan kemampuan terbaik dari para kafilah, malam ini merupakan malam yang penuh rasa syukur karena kita bersama mengikuti penutupan,” ujarnya.
Fatmawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Nasional.
Menurutnya, berakhirnya rangkaian MTQ tidak boleh menjadi akhir dari semangat untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an. Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus meningkatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilai yang telah kita baca dan dengarkan selama pelaksanaan MTQ ini untuk kita bawa ke dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menegaskan, ASN tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga membutuhkan landasan moral dan spiritual yang kuat.
“ASN tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Lebih dari itu, mari kita jadikan semangat MTQ ini sebagai dorongan untuk bekerja sepenuh hati dan profesional, secara ikhlas dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Fatmawati berharap nilai-nilai tersebut dapat melahirkan ASN yang religius dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026, Provinsi Sumatera Barat berhasil keluar sebagai Juara Umum atau Juara I dan berhak mendapatkan hadiah berupa paket umrah.
Sementara itu, Provinsi Sulawesi Selatan meraih Juara II, sedangkan Provinsi DKI Jakarta menempati posisi Juara III.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Selatan yang bertindak sebagai tuan rumah. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan partisipasi dan kemampuan ASN Sulsel dalam ajang MTQ KORPRI tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Pangkep beserta seluruh jajaran yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Apresiasi turut diberikan kepada perangkat daerah, panitia, dewan hakim, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat selama rangkaian MTQ berlangsung.
Kepada seluruh kafilah yang akan kembali ke daerah masing-masing, Fatmawati berharap mereka membawa pengalaman serta kenangan baik selama berada di Sulawesi Selatan.
“Semoga semua kembali ke daerah masing-masing dengan membawa kenangan baik. Kenangan bahwa di tanah ini kita pernah dipertemukan dalam sebuah kebaikan. Insyaallah, semoga Al-Qur’an menjadi alasan kita untuk terus bersaudara,” pungkasnya.
Kehadiran Sekda Barru Andi Syarifuddin pada penutupan MTQ KORPRI VIII Nasional menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Barru terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan serta upaya membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.(**)