KATADIA MAKASSAR || Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny, meluruskan isu yang menyebut adanya pengurangan jatah BBM bagi sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Penegasan tersebut disampaikan di tengah pengungkapan sejumlah kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama jajaran Polres.
Dalam kesempatan tersebut Kapolda Sulsel Irjen Pol Djohandani Rahardjo Puro, S.H., M.H., mengungkap sejumlah kasus tersebut dalam konferensi pers di Aula Mappaoddang, Senin (14/9/2026).
Deny menegaskan, kondisi yang terjadi di lapangan bukan disebabkan kebijakan Pertamina untuk mengurangi jatah BBM SPBU.
Sebaliknya, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil langkah antisipatif dengan menambah pasokan hingga 16.000 kiloliter (KL) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah peningkatan konsumsi BBM di Kota Makassar.
“Jadi bukan pengurangan jatah. Kami melihat konsumsi memang mengalami peningkatan, sehingga Pertamina melakukan penambahan pasokan untuk menjaga ketersediaan BBM di lapangan,” ujar Deny.
Menurut Deny, Pertamina terus memantau pergerakan konsumsi dan kebutuhan BBM di SPBU. Distribusi kemudian disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan agar ketersediaan BBM tetap terjaga.
“Yang kami lakukan adalah memastikan pasokan tetap tersedia. Kami terus memonitor konsumsi dan melakukan penyesuaian distribusi sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Ia mengatakan tambahan pasokan tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga ketahanan stok dan memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan.
Di sisi lain, pengungkapan kasus oleh Polda Sulsel menjadi bagian dari upaya penindakan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi pemerintah.
Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi menjadi penting agar produk yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain.
Deny pun mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait kelangkaan maupun pengurangan pasokan BBM di SPBU.
Pertamina, kata dia, terus berkomitmen menjaga kelancaran distribusi dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Dengan tambahan pasokan tersebut, Pertamina berharap kebutuhan BBM masyarakat di Makassar tetap dapat dilayani secara optimal sekaligus menjaga stabilitas distribusi di tengah meningkatnya konsumsi.