Terhubung dengan kami

TNI/POLRI

Gotong Royong TNI dan Warga, Jembatan Beton Tahap VI di Gowa Capai 34 Persen

Dipublikasikan

pada

Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Jembatan Beton Tahap VI Gowa

KATADIA GOWA || Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Personel gabungan dari Yonzipur, Zibang, Yon Tempur, serta Babinsa Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat melanjutkan pengerjaan Jembatan Beton Tahap VI di Sungai Jatia, Dusun Jatia, Desa Salajangki, Kecamatan Bontonompo Selatan, Selasa (8/9/2026).

Pembangunan jembatan tersebut terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan Jembatan Beton Tahap VI kini telah mencapai progres sekitar 34 persen.

Jembatan ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang dinantikan masyarakat. Selain menjadi akses penghubung antarwilayah, keberadaannya diharapkan dapat menunjang aktivitas perekonomian, pertanian, serta mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam proses pengerjaan, masyarakat Dusun Jatia turut ambil bagian bersama personel TNI. Warga secara sukarela membantu mengangkat material hingga mengerjakan sejumlah bagian pembangunan jembatan.

Kebersamaan tersebut menciptakan suasana kerja bakti yang mencerminkan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Antusiasme warga juga terlihat selama proses pembangunan berlangsung. Masyarakat berharap jembatan tersebut dapat segera rampung sehingga akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga menjadi lebih mudah.

Sementara itu, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin antara personel gabungan TNI dan masyarakat Desa Salajangki.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara personel gabungan dan masyarakat Desa Salajangki. Pembangunan jembatan ini bukan hanya soal fisik infrastruktur semata, tetapi juga tentang bagaimana kita merawat kebersamaan dan gotong royong sebagai identitas bangsa,” ujar Gilang.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan hingga pembangunan jembatan selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di Sungai Jatia pun menjadi gambaran nyata kolaborasi TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan akses dan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan Gowa.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending