Terhubung dengan kami

Makassar

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Layani Distribusi Air Bersih di 45 Titik

Dipublikasikan

pada

Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kota Makassar mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih.
BPBD Makassar distribusi air bersih

KATADIA MAKASSAR || Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kota Makassar mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kini harus meningkatkan pelayanan distribusi air untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

Dalam sehari, BPBD Makassar mencatat permintaan distribusi air bersih telah mencapai 45 titik. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding sebelumnya yang hanya berada di kisaran 27 titik per hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, HM Fadli Tahar, mengatakan peningkatan permintaan tersebut menjadi indikator semakin meluasnya dampak kekeringan di sejumlah wilayah.

“Untuk hari ini ada peningkatan signifikan jumlah penduduk yang meminta tambahan air penyaluran. Hari ini (kemarin) ada 45 titik yang harus kita salurkan,” kata Fadli, Selasa (1/9/2026).

Menurut Fadli, lonjakan permintaan membuat BPBD Makassar harus bekerja lebih ekstra untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Namun, upaya distribusi air bersih masih menghadapi kendala. Salah satunya adalah keterbatasan armada yang membuat BPBD harus mengatur penyaluran secara bertahap berdasarkan kebutuhan warga di masing-masing wilayah.

“Sekarang ini cenderung masih kewalahan karena kita kekurangan armada. Tetapi sampai saat ini masih bisa teratasi karena kita juga tidak sendiri,” ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD Makassar tidak bekerja sendiri. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder turut memberikan dukungan melalui posko komando tanggap darurat.

Dukungan tersebut di antaranya berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Palang Merah Indonesia (PMI), serta pemerintah kecamatan.

Sejumlah armada dari instansi dan stakeholder tersebut turut dikerahkan untuk membantu proses distribusi air bersih ke wilayah yang membutuhkan.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam merespons meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai pihak, BPBD Makassar berupaya memastikan distribusi tetap berjalan meskipun jumlah permintaan terus mengalami peningkatan.

BPBD Makassar juga terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah. Peningkatan permintaan air bersih menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, BPBD Makassar bersama seluruh unsur pendukung terus melakukan langkah penanganan agar warga terdampak kekeringan tetap mendapatkan akses air bersih secara berkelanjutan.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending