KATADIA MAKASSAR || Keputusan mengejutkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, untuk mundur dari Partai Golkar Kota Makassar memicu gelombang pengunduran diri susulan. Langkah politik ini langsung diikuti oleh beberapa barisan loyalis setianya yang menyatakan sikap bulat untuk ikut meletakkan jabatan dan keluar dari keanggotaan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Pernyataan mundurnya beberapa para loyalis ini merupakan bentuk solidaritas dan komitmen politik yang tegak lurus terhadap kepemimpinan Appi. Selama menakhodai Golkar Makassar, Appi dinilai telah memberikan dedikasi luar biasa dengan mencetak berbagai prestasi fantastis, termasuk memutus rekor kekalahan Golkar di Pilkada Makassar selama 15 tahun terakhir.
“Kami bergabung dan berjuang di partai ini karena kepercayaan terhadap visi dan kepemimpinan Pak Appi. Ketika beliau memutuskan menyudahi pengabdiannya di Golkar, maka secara moral dan organisatoris, kami sebagai loyalis juga ikut mengambil langkah yang sama,” ujar loyalis appi Junaedi Hasyim, SH, MH. yang akrab di sapa ertemudayya yang di konfirmasi melalui via whatsapp pada Senin 5/10/2026
Sebelumnya, Appi secara resmi telah menemui Ketua DPD I Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), di kediaman pribadinya untuk menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya. Pertemuan singkat tersebut turut dihadiri oleh sejumlah fungsionaris partai.
Gelombang mundurnya para loyalis ini diprediksi akan membawa pengaruh besar terhadap peta kekuatan internal dan basis akar rumput Partai Golkar di Kota Makassar, mengingat besarnya kontribusi gerbong Appi dalam mendongkrak perolehan kursi legislatif pada pemilu lalu.(**)