KATADIA MAKASSAR || UPTD SPF SDN Rappocini menggelar kegiatan outing class dengan mengunjungi BSP Toddopuli, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, dan Waduk Nipa-Nipa, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan teori di dalam kelas dengan realitas kehidupan sehari-hari. Melalui pengamatan langsung di lapangan, siswa diharapkan dapat memahami materi pelajaran secara lebih nyata dan bermakna.
Kepala UPTD SPF SDN Rappocini, Juli Astutik, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan outing class diharapkan mampu mendorong siswa menerapkan pembelajaran kontekstual, yakni belajar dari apa yang mereka lihat secara langsung dan memahami tindakan yang perlu dilakukan berdasarkan hasil pengamatan tersebut.
“Harapannya, siswa dapat belajar secara kontekstual, memahami apa yang mereka lihat, serta mengetahui apa yang harus dilakukan sesuai dengan prinsip Pembelajaran Mendalam (PM),” ungkap Juli Astutik.
Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya melalui teori dan penjelasan guru di dalam kelas. Siswa juga perlu mendapatkan pengalaman nyata agar mampu menghubungkan pengetahuan yang dipelajari dengan kondisi lingkungan dan kehidupan sehari-hari.
Melalui kunjungan ke BSP Toddopuli, TPA Tamangapa, dan Waduk Nipa-Nipa, siswa memperoleh kesempatan untuk mengamati lingkungan secara langsung, memperluas wawasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai hal yang mereka temui.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Pembelajaran Mendalam (PM) yang mendorong proses belajar agar lebih bermakna, sadar, dan menyenangkan. Siswa tidak hanya diharapkan mengetahui suatu konsep, tetapi juga mampu memahami, merefleksikan, dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menambah pengetahuan, outing class juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesadaran siswa akan pentingnya mengambil tindakan yang tepat berdasarkan apa yang mereka pelajari.
Melalui kegiatan ini, UPTD SPF SDN Rappocini terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif dan relevan dengan kehidupan nyata. Semangat belajar tanpa batas menjadi pesan utama bahwa proses pendidikan dapat berlangsung di mana saja, termasuk melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar.(**)