Terhubung dengan kami

Makassar

Permata CERITA 2026, Dinas Pendidikan Makassar Dukung Edukasi Keuangan Sejak Dini

Dipublikasikan

pada

Dinas Pendidikan Makassar bersama Permata Bank menggelar Permata CERITA 2026 di SMP Katolik Belibis untuk mengedukasi siswa tentang literasi keuangan digital dan budaya menabung.
Dinas Pendidikan Makassar dan Permata Bank

KATADIA MAKASSAR || Memperingati hari ulang tahun ke-24, Permata Bank kembali menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan melalui Permata CERITA (Cinta dan Edukasi daRI kiTA) bertema “24 Tahun, 24 Kota, 1 CERITA”. Kegiatan ini dilaksanakan di 24 kota di Indonesia, termasuk Kota Makassar, pada Jumat (16/10/2026).

Di Makassar, kegiatan berlangsung di SMP Katolik Belibis, Jalan Belibis No. 44, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso. Tahun ini, Permata CERITA untuk pertama kalinya menyasar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan fokus pada pengelolaan keuangan dan keamanan transaksi digital.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan kelompok usia 15–17 tahun mencapai 56,04 persen, sementara indeks inklusi keuangannya sebesar 89,13 persen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya meningkatkan pemahaman remaja dalam menggunakan layanan keuangan secara bijak.

Melalui keterlibatan lebih dari 500 Employee Volunteers (EVO) Permata Bank, para siswa mengikuti pembelajaran interaktif mengenai pengelolaan uang saku, penggunaan QRIS, serta pencegahan penipuan digital melalui metode 3A, yakni Amati, Awasi, dan Adukan. Materi disampaikan melalui video edukasi, simulasi permainan, dan kuis.

Program ini juga mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari OJK, Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026, serta program PeKA (Peduli, Kenali, dan Adukan) dari Bank Indonesia.

Sementara Analis Pengembangan Sarpras Bid.SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Moh Sukri Abd Wali, MT ,., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, mengapresiasi pelaksanaan Permata CERITA 2026 sebagai bentuk kolaborasi dunia perbankan dan pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan mengelola uang sejak usia sekolah, termasuk membedakan kebutuhan dan keinginan serta menyisihkan uang untuk tabungan.

Menurutnya, kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan keuangan, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian peserta didik.

Di tengah perkembangan layanan digital, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi, mengenali modus penipuan, dan bersikap kritis terhadap tawaran keuntungan instan.

“Edukasi harus diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah dan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak-anak agar mampu memanfaatkan teknologi dan layanan keuangan secara aman.

Dinas Pendidikan Kota Makassar berharap program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) seperti Permata CERITA dapat terus dikembangkan untuk mendukung penguatan karakter dan kecakapan hidup peserta didik.

Moh. Sukri juga mengajak pihak sekolah menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat budaya menabung sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Permata Bank, Bank Indonesia, SMP Katolik Belibis, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Melalui program ini, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi generasi yang mandiri secara finansial dan peduli terhadap lingkungan.

“Menabung adalah investasi untuk masa depan, sedangkan menjaga lingkungan adalah investasi bagi kehidupan generasi mendatang,” tutupnya.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending