KATADIA MAKASSAR || UPTD SPF SMP Negeri 29 Makassar menggelar kegiatan Pembekalan Duta Damai pada Rabu (7/10/2026), mulai pukul 13.00 Wita hingga selesai, bertempat di Ruang Kelas 9.3 UPTD SPF SMP Negeri 29 Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menanamkan nilai-nilai perdamaian, toleransi, kepedulian, dan persaudaraan di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun hubungan yang harmonis, menghargai perbedaan, serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Program Duta Damai diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kehadiran Duta Damai diharapkan dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya dalam membangun komunikasi yang baik, menyelesaikan persoalan secara bijaksana, serta mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, peran pendamping kegiatan, pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta seluruh bapak dan ibu guru sangat penting dalam mendukung keberhasilan program Duta Damai.
Mereka memiliki peran strategis dalam membimbing, mendampingi, dan mengarahkan siswa agar mampu menerapkan nilai-nilai perdamaian dalam kehidupan sehari-hari.
Pembina OSIS berperan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam berbagai kegiatan positif, membangun kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Sementara itu, guru BK berperan memberikan pendampingan kepada peserta didik dalam memahami emosi, mengembangkan keterampilan komunikasi, menyelesaikan konflik secara sehat, serta mencegah perilaku perundungan.
Dukungan seluruh bapak dan ibu guru juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Melalui keteladanan, perhatian, dan pendekatan yang mendidik, para guru dapat membantu menanamkan sikap saling menghargai, kepedulian terhadap sesama, serta keberanian untuk menolak segala bentuk kekerasan.
Sinergi antara Duta Damai, pendamping kegiatan, pembina OSIS, guru BK, dan seluruh tenaga pendidik diharapkan mampu menjadikan budaya damai sebagai kebiasaan yang tumbuh dalam keseharian warga sekolah, bukan sekadar program atau kegiatan sesaat.
Kepala UPTD SPF SMP Negeri 29 Makassar, Hj. Nur Rahmah, S.Pd., M.Pd., bersama wakil kepala sekolah dan jajaran pendidik menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pihak sekolah berharap pembekalan Duta Damai dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak baik, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan di UPTD SPF SMP Negeri 29 Makassar dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Makassar untuk memperkuat pendidikan karakter serta menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Melalui peran Duta Damai dan dukungan seluruh elemen sekolah, semangat perdamaian diharapkan tumbuh dari diri setiap siswa, berkembang melalui persahabatan, dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan generasi yang menjunjung tinggi toleransi, menghargai sesama, dan menolak segala bentuk kekerasan.
Komitmen membangun budaya damai ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak, inklusif, aman, dan harmonis bagi seluruh warga sekolah.