Terhubung dengan kami

POLITIK

Debat Publik Bone 2024: Asman-Akmal Usung Bone yang Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan

Dipublikasikan

pada

KATADIA BONE || Debat publik pertama bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bone pada Pemilihan Tahun 2024 telah berlangsung pada Rabu, 30 Oktober 2024, di BallRoom Novena Hotel, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Acara ini menjadi momen penting bagi para kandidat untuk memaparkan visi dan misi mereka di hadapan masyarakat Bone.

Dengan tema “Peningkatan Kesejahteraan dan Pelayanan Kepada Masyarakat Melalui Pembangunan yang Inklusif,” setiap pasangan calon (paslon) diberikan waktu empat menit untuk menyampaikan visi dan misi mereka secara singkat namun padat.

Debat ini bertujuan memberikan gambaran bagi masyarakat terkait program dan langkah strategis para calon dalam mewujudkan Bone yang lebih baik.

Pasangan calon nomor urut 3, Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal, tampil percaya diri dengan visi mereka untuk mewujudkan “Bone yang Maberre” (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan).

Dalam pemaparannya, Asman menekankan bahwa mereka ingin menciptakan Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Pada sesi pertama debat, paslon diberikan waktu dua menit untuk menjawab pertanyaan terkait bidang pertanian dan peternakan.

Asman Sulaiman menjelaskan bahwa pengelolaan pertanian harus dilakukan secara cermat dengan memperhatikan debit air dan menjaga kelestarian lingkungan guna mencegah bencana longsor. “Agar tidak terjadi longsor, kita harus memperhatikan debit air dan menjaga lingkungan tetap asri,” ungkapnya.

Terkait pertanyaan kedua mengenai norma agama dan norma sosial, Andi Asman dan Andi Akmal menegaskan komitmen mereka untuk menjaga tata budaya dan nilai-nilai lokal, jika terpilih.

“Kami akan memegang teguh prinsip Sipakatau, Sipakainge, dan menjaga tingkah laku yang baik,” tegas Andi Asman.

Pada sesi ketiga, terkait pelayanan publik, pasangan ini menyoroti pentingnya kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

Andi Asman mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan kunjungan ke berbagai desa dan menemukan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan yang lebih mudah, seperti digitalisasi layanan KTP.

“Ke depan, kami akan memaksimalkan pelayanan publik agar lebih baik dari yang sekarang,” tambahnya.

Debat ini diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat Bone dalam memilih pemimpin yang mampu mewujudkan Bone yang lebih maju dan inklusif.(Dhani)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending