Terhubung dengan kami

Pendidikan

SMPN 15 Makassar Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran

Dipublikasikan

pada

Kepedulian terhadap warga terdampak musibah kebakaran ditunjukkan keluarga besar UPT SPF SMP Negeri 15 Makassar. Dipimpin Kepala SMPN 15 Makassar, Mutmainah S.Pd., M.Pd

KATADIA MAKASSAR || Kepedulian terhadap warga terdampak musibah kebakaran ditunjukkan keluarga besar UPT SPF SMP Negeri 15 Makassar. Dipimpin Kepala SMPN 15 Makassar, Mutmainah, bersama jajaran guru dan staf, mereka turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo Kecamatan Tallo, kota Makassar Makassar.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026 lalu tersebut mengakibatkan 56 unit rumah hangus terbakar. Sebanyak 235 jiwa dari 105 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

Kondisi tersebut mendorong keluarga besar SMPN 15 Makassar untuk bergerak memberikan bantuan. Dalam waktu sehari, pihak sekolah berhasil mengumpulkan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting bagi para korban dan kemudian menyerahkannya langsung melalui posko kebakaran dan dapur umum.

Bantuan yang disalurkan di antaranya air minum, perlengkapan sekolah, alat tulis-menulis, buku, pulpen, serta sepatu yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak korban kebakaran.

Kepala SMPN 15 Makassar, Mutmainah, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar sekolah terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.

“Alhamdulillah, kami dari SMP Negeri 15 dapat menunjukkan bahwa sebagai manusia kita harus saling membantu bersama mereka yang terkena musibah. Ini bentuk kepedulian kami dari warga sekolah,” ujar Mutmainah saat berada di lokasi posko dapur umum.

Menurut Mutmainah, bantuan yang diberikan merupakan hasil kepedulian dan gotong royong seluruh warga sekolah. Meski sederhana, pihaknya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban para korban.

“Kami sangat-sangat turut merasakan apa yang dirasakan dari musibah kebakaran ini. Kami hanya bisa mengucapkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan, sehingga ke depan semua keluarga yang ada di sini bisa kembali menata kehidupan,” katanya.

Ia menjelaskan, jenis bantuan yang dikumpulkan disesuaikan dengan informasi mengenai kebutuhan para korban di lokasi pengungsian.

“Kebutuhan sehari-hari seperti air minum yang mungkin dibutuhkan sekarang, kemudian kebutuhan sekolah, alat tulis-menulis, buku, pulpen. Ada juga sepatu yang sedang dibutuhkan. Kebetulan kami mendapat informasi bahwa sepatu sangat dibutuhkan, sehingga Alhamdulillah kami berusaha mencarikannya, Selain peralatan ada sedikit Dana yang kami berikan meski tidak banyak tapi semoga berberkah” jelasnya.

Mutmainah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak korban kebakaran yang tetap harus menjalani aktivitas pendidikan di tengah kondisi sulit.

“Semoga apa yang kami berikan ini bisa bermanfaat dan digunakan dengan baik. Insya Allah ke depan kita selalu bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Posko Kebakaran dan Dapur Umum, Tias, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMPN 15 Makassar yang telah hadir dan memberikan bantuan secara langsung.

“Terima kasih kepada SMP 15. Semoga bantuan ini betul-betul bermanfaat untuk para korban, karena memang kami sangat membutuhkan apa yang SMP 15 ini bawa,” ujar Tias.

Ia juga mengapresiasi kepedulian para guru, staf, dan seluruh warga sekolah yang ikut mengambil bagian dalam pengumpulan bantuan tersebut.

“Terima kasih banyak. Semoga menjadi berkah untuk semua anak-anak dan guru-gurunya,” katanya.

Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian keluarga besar SMPN 15 Makassar terhadap warga yang tengah menghadapi dampak musibah. Kehadiran para guru dan staf di lokasi juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam membangun rasa kemanusiaan di lingkungan pendidikan.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending