Kab Barru
Pemkab Barru Salurkan 15 Ton Benih Jagung untuk 20 Kelompok Tani sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan
Dipublikasikan
1 tahun lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA BARRU || Pemerintah Kabupaten Barru menyerahkan bantuan benih jagung sebanyak 15 ton kepada 20 perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan, Senin (19/5), dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Lounge Pangadereng, Lantai V Menara MPP Kantor Bupati Barru. Bantuan ini merupakan bagian dari program strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., yang turut didampingi oleh Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si. Hadir pula Pj. Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, para penyuluh pertanian, serta perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sehingga membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah.
“Bantuan benih jagung ini bukan sekadar sarana produksi, tetapi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas pada distribusi benih, melainkan juga melalui pelatihan, akses teknologi, dan pendampingan berkelanjutan kepada para petani.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas petani akan terus menjadi fokus pemerintah daerah melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani.
Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan luas tanam, mendorong pertumbuhan produktivitas pertanian, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani di Kabupaten Barru.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, MM, menjelaskan bahwa alokasi benih jagung juga didukung oleh peran bhabinkamtibmas dalam rangka program kolaboratif antara Pemda dan Polri guna mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Setiap bhabinkamtibmas ditargetkan menanam jagung di lahan seluas 1 hektare dengan dukungan benih dari dinas serta akses pupuk bersubsidi. Pemkab Barru juga mendorong Bulog untuk menyerap hasil produksi petani dengan harga yang menguntungkan, yakni Rp5.500 per kilogram.
“Pada musim tanam sebelumnya, bhabinkamtibmas mendampingi lahan seluas 919 hektare dengan rata-rata hasil 6,5 hingga 7 ton per hektare, bahkan ada lahan yang mencapai lebih dari 8 ton,” ungkapnya.
Untuk musim tanam tahun 2025, lanjut Ahmad, program pendampingan akan diperluas menjadi 1.000 hektare, dimulai dengan tahap pertama pada lahan seluas 56 hektare.(**)


DPMPTSP Makassar Ingatkan Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Periode Juli 2026

PDAM Makassar Siapkan Tiga Solusi Atasi Krisis Air Bersih

Lapas Narkotika Sungguminasa Beri Penghargaan Pegawai Berprestasi Triwulan II 2026

Trending
Makassar5 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah
Nasional3 minggu laluSyamsuddin Rasyid,alumni Ekonomi Koperasi UNM 1998 Terpilih Memimpin Pokjawas Madrasah Nasional






