Terhubung dengan kami

Citizen Report

KKN Literasi Unhas Perkuat Perpustakaan Desa

Dipublikasikan

pada

KATADIA GOWA || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Literasi Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) yang ditempatkan di Posko Desa Lempangang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pengoptimalan Keberlanjutan Perpustakaan Melalui Sosialisasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah”, Senin (28/07), di Ruang BPD Kantor Desa Lempangang.

Sosialisasi ini menyasar para pengurus perpustakaan dari berbagai institusi pendidikan di Desa Lempangang, antara lain Perpustakaan SD Negeri Mannuruki, MI Muhammadiyah Bontoboddia, MI Muhammadiyah Tamala’lang, serta SMA Insan Kamil.

Program ini bertujuan mendorong pendataan dan legalitas seluruh perpustakaan yang ada di lingkup desa agar terdaftar secara resmi melalui Aplikasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah.

Dengan adanya pendataan ini, kehadiran perpustakaan akan teridentifikasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan menjadi dasar untuk mendapatkan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN-T membawakan tiga materi utama. Pertama, panduan penggunaan aplikasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah, termasuk kewajiban pembaruan data setiap enam bulan. Kedua, pelatihan pembuatan Profil Perpustakaan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Ketiga, bimbingan teknis pengajuan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) mulai dari proses pendaftaran hingga penerbitan sertifikat resmi.

“Program ini menjadi penting karena perpustakaan yang terdaftar akan lebih mudah mendapatkan perhatian, termasuk bantuan buku dari Perpusnas. Terutama, dengan memiliki NPP, perpustakaan resmi memenuhi syarat untuk berbagai program pengembangan literasi,” jelas Penanggung Jawab Program Kerja, Siti Hadija Nur Azzahra.

Sementara itu, apresiasi datang dari pengelola Perpustakaan Desa Lempangang, Hajar Azwad, yang menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Ia menyebutkan bahwa bimbingan teknis yang diberikan akan sangat membantu para pengurus perpustakaan dalam mengelola administrasi kelembagaan mereka secara lebih profesional.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unhas yang telah memberikan sosialisasi dan pendampingan ini. Harapannya, materi yang diajarkan bisa diterapkan oleh semua peserta,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal membangun sistem literasi yang terstruktur di Desa Lempangang. Dengan peningkatan fasilitas dan pengakuan formal dari Perpusnas, minat baca masyarakat — khususnya anak-anak — dapat terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending