Terhubung dengan kami

TNI/POLRI

Persit Hubdam XIV Antusias Belajar Cabut Duri

Dipublikasikan

pada

KATADIA, MAKASSAR || Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar bekerja sama dengan Hubdam XIV/Hasanuddin menggelar kegiatan demonstrasi pengolahan ikan bertajuk “Bandeng Cabut Duri”, yang berlangsung di Balla Riang, Markas Hubdam XIV/Hasanuddin, pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga TNI, khususnya di kalangan ibu-ibu Persit.

Demonstrasi ini difokuskan kepada pengenalan dan pelatihan teknik pengolahan ikan bandeng tanpa duri, yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Sasaran kegiatan adalah Kelompok Tani Kapota Yudha 1 dan 2, yang terdiri dari anggota Persit Kartika Chandra Kirana Hubdam XIV/Hasanuddin.

Kehadiran mereka menjadi simbol keterlibatan aktif keluarga besar TNI dalam mengembangkan potensi usaha mikro berbasis pangan lokal.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kahubdam XIV/Hasanuddin, Kolonel Czi I Gusti Ngurah S., S.E., beserta jajaran staf, serta Ketua Bidang Pengolahan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Ibu Rahma, dan tim pendamping teknis.

Dalam sambutannya, Kolonel Gusti Ngurah menyampaikan apresiasi terhadap semangat ibu-ibu Persit yang terus aktif dalam kegiatan pelatihan produktif.

Ia juga menegaskan bahwa keseriusan kelompok ini telah mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan pendampingan berkelanjutan, setelah sebelumnya dilakukan pelatihan pengolahan ikan lele menjadi nugget dan otak-otak.

“Keseriusan ibu-ibu Persit dalam kelompok tani ini membuktikan bahwa waktu luang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bernilai ekonomis. Ini juga bagian dari peran keluarga dalam mendukung tugas suami,” ungkapnya.

Suasana demonstrasi berlangsung hangat dan penuh antusias. Para peserta tak hanya menyimak, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik pengolahan bandeng cabut duri, diselingi canda tawa dan sesekali mencicipi hasil olahan yang menggugah selera.

Selain praktik pengolahan, Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar juga memberikan penyuluhan tentang teknik pengemasan dan strategi pemasaran produk.

Salah satu momen inspiratif adalah ketika diperkenalkan Ibu Syamsinar, pelaku UMKM binaan dinas yang telah berhasil mengolah 1.000 ekor ikan per bulan menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi.

Sebagai dukungan pemasaran, Dinas Perikanan dan Pertanian menyiapkan wadah promosi melalui Pasar Tani yang rutin digelar setiap bulan di minggu pertama. Kegiatan ditutup dengan sesi makan bersama, mencicipi bandeng cabut duri hasil karya para peserta pelatihan.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal dari lahirnya inovasi usaha rumah tangga di lingkungan keluarga TNI, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis keterampilan lokal.

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending