Terhubung dengan kami

Kab Bone

Gerakan Sayang Remaja di Sekolah Athirah

Dipublikasikan

pada

KATADIA BONE || Diakui pemerintah bahwa pembangunan lembaga negara tidak ada gunanya jika yang terpenting dari elemen negara yaitu generasi muda (biasanya remaja) yang akan menggantikan mereka di masa depan kurang berkembang secara optimal.

Keadaan masyarakat saat ini yang begitu mengagungkan ilmu pengetahuan berarti telah ditinggalkannya prinsip-prinsip moral dan etika para leluhur.

Dalam masyarakat yang telah menyimpang terlalu jauh dari agama, kerusakan moral yang parah adalah hal yang biasa. Dengan adanya perubahan secara fisik maupun fisiologis menyebabkan masa tersebut merupakan masa yang sulit untuk remaja/individu.

Terkait hal tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan surat edaran dalam rangkaian Hari Jadi Sulsel ke 356 meminta Kabupaten memilih 3 (tiga) sekolah untuk dilakukan Sosialisasi Gerakan Sayang Remaja dimana untuk Kabupaten Bone memilih Sekolah Athirah, SMKN 1 dan SMAN 9 Palakka Bone.

Tujuan Program :

Terwujudnya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Pendekatan Promotif dan Preventif

Tambahan untuk mengetahui pengaruh gerakan sayang remaja dalam mengatasi kenakalan remaja dan kesehatan jiwa

Program ini menggunakan nilai uji Wilcoxon antara pre test dan post tes. Hasil Penelitian 43 responden yang mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan intervensi. Terdapat nilai ties 9 artinya terdapat 9 responden yang memiliki nilai tetap setelah diberikan intervensi dengan nilai uji Wilcoxon antara pre test dan post test

Kesimpulan: Menanamkan nilai-nilai positif, dukungan serta memberikan kegiatan yang lebih produktif pada remaja bisa menjadi upaya awal untuk kenakalan remaja bisa diatasi.

Dengan kegiatan-kegiatan tersebut remaja akan dapat meningkatkan kreatifitas serta mutu diri menjadi lebih berkualitas dalam mencapai kesuksesan di masa depan.

Penanggung jawab Promosi Kesehatan Masyarakat (Promkes), Pengelola Kesehatan Jiwa dan juga UKS Dinas Kesehatan Kabupaten Bone yang dibuka Kadis Kesehatan Bone, H.drg.Yusuf Tolo, M.Kes, Kabid UP3 dr.Kasmawar, Kepala Puskesmas Bajoe, Bidan Marlina, S.ST dan Wakil Kepala Sekolah Athirah serta segenap jajaran Promkes dalam sosialisasi dan akan dilaporkan ke Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk diteruskan ke Dinkes Provinsi Sulsel termasuk dokumentasi selama kegiatan (Andis)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending