KATADIA MAKASSAR || Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, memberikan apresiasi dan reward kepada sejumlah sekolah calon Adiwiyata yang menunjukkan progres terbaik dalam pengunggahan dokumen softfile sebagai bagian dari persiapan penilaian Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2026.
Pemberian apresiasi tersebut berlangsung dalam kegiatan Coaching Pengisian Softfile dan Aplikasi SIDIA Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Nasional Tahun 2026 yang digelar Forum Sekolah Adiwiyata (FSA) Kota Makassar di Gedung Erlangga, Jalan Hertasning, Rabu (10/6/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk motivasi kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam melengkapi dokumen administrasi Adiwiyata melalui aplikasi SIDIA.
Untuk kategori Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri, sekolah yang telah mencapai progres unggah softfile hingga 95 persen yakni SDN Sudirman IV, SDN Bertingkat Labuang Baji, dan SDI Tamajene.
Sementara pada kategori Calon Sekolah Adiwiyata Nasional, sekolah yang telah mencapai progres pengunggahan dokumen sebesar 85 persen antara lain SDN Parang, SDN Sambung Jawa 2, SDN Kassi, SDN Layang Tua 1, SDN Paccinang, dan SDI Perumnas 1.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang telah bekerja keras memenuhi berbagai persyaratan dalam proses penilaian Adiwiyata.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kesungguhan pihak sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mempersiapkan diri menuju penilaian tingkat nasional dan mandiri.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen sekolah dalam memenuhi dokumen serta berbagai indikator yang dipersyaratkan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sekolah,” ujar Achi Soleman.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program Adiwiyata tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen maupun penghargaan yang diraih, tetapi juga dari bagaimana sekolah mampu menanamkan budaya cinta lingkungan kepada seluruh warga sekolah.
Melalui pemberian reward tersebut, Dinas Pendidikan Kota Makassar berharap seluruh sekolah peserta semakin termotivasi untuk menyelesaikan proses administrasi dan memperkuat implementasi program lingkungan hidup di sekolah masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya lebih banyak sekolah berwawasan lingkungan di Kota Makassar yang mampu bersaing pada ajang Adiwiyata Nasional maupun Adiwiyata Mandiri Tahun 2026.