Terhubung dengan kami

Pendidikan

SD Muhammadiyah Perumnas Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || SD Muhammadiyah Perumnas kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui inovasi pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun batang serbaguna.

Program ini merupakan hasil karya Kelompok Kerja (POKJA) Kader Adiwiyata sebagai bagian dari upaya nyata mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan edukasi kepada siswa.

Inovasi tersebut lahir dari kepedulian para Kader Adiwiyata terhadap limbah minyak goreng bekas yang masih banyak dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari saluran air maupun lingkungan sekitar.

Melalui program ini, POKJA Kader Adiwiyata mengajak seluruh warga sekolah untuk mengumpulkan minyak jelantah dari rumah masing-masing.

Minyak yang terkumpul kemudian diproses melalui tahap pemurnian menggunakan bahan alami sebelum diolah menjadi sabun batang melalui proses saponifikasi dengan pendampingan guru.

Kepala SD Muhammadiyah Perumnas memberikan apresiasi atas kreativitas dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan para siswa melalui program tersebut.

“POKJA Kader Adiwiyata menjadi motor penggerak budaya peduli lingkungan di sekolah. Melalui inovasi sabun dari minyak jelantah ini, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung cara mengurangi limbah dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Selain menghasilkan produk yang bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa. Mereka dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Sabun batang hasil olahan minyak jelantah tersebut nantinya dimanfaatkan untuk kebutuhan kebersihan di lingkungan sekolah sekaligus menjadi media kampanye gaya hidup ramah lingkungan dan gerakan zero waste.

Ketua POKJA Kader Adiwiyata SD Muhammadiyah Perumnas berharap kebiasaan mengumpulkan minyak jelantah tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan di lingkungan keluarga.

“Kami ingin masyarakat, khususnya keluarga siswa, mulai memahami bahwa minyak jelantah masih memiliki nilai manfaat apabila diolah dengan benar, sehingga tidak lagi dibuang sembarangan yang dapat mencemari lingkungan,” katanya.

Melalui inovasi ini, SD Muhammadiyah Perumnas terus memperkuat perannya sebagai sekolah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga aktif mencetak generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.


Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending