Terhubung dengan kami

Pendidikan

Mutmainah Ungkap Kisah Saat Pertama Mencari SMPN 15 Makassar

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Baru sekitar sebulan dipercaya memimpin SMPN 15 Makassar, Kepala Sekolah Mutmainah, S.Pd., M.Pd. langsung melakukan sejumlah pembenahan di lingkungan sekolah. Selasa 28 Juli 2026

Ia resmi dilantik oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada Selasa 23 Juni 2026 dan sejak awal masa kepemimpinannya memilih fokus pada hal-hal yang dianggap mendesak untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi peserta didik.

Salah satu perhatian awal Mutmainah adalah kondisi bagian depan sekolah. Saat pertama kali melihat lokasi SMPN 15 Makassar, ia menilai keberadaan gerbang sekolah menjadi hal penting sebagai penanda sekaligus wajah pertama sekolah yang dilihat oleh siswa, orang tua maupun masyarakat.

Mutmainah mengaku, setelah mengetahui dirinya mendapat penempatan sebagai kepala SMPN 15 Makassar, ia langsung mencari lokasi sekolah tersebut. Bahkan, ia sempat melewati lokasi sekolah beberapa kali namun tidak melihat tanda yang cukup jelas sebagai identitas sekolah.

“Setelah dilantik, saya langsung mencari lokasi sekolah. Saya lewat beberapa kali menggunakan Google Maps, tetapi saat itu belum terlihat tanda yang jelas bahwa ini adalah SMPN 15 Makassar.

Karena itu, salah satu fokus pertama saya adalah bagaimana membuat gerbang sekolah,” ungkap Mutmainah.

Dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, Mutmainah menyadari tidak semua pembenahan dapat dilakukan sekaligus. Anggaran sekolah, termasuk dana BOS, harus dikelola secara cermat dan disesuaikan dengan skala prioritas serta ketentuan yang berlaku.

Ia kemudian berupaya membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pembenahan fasilitas sekolah. Salah satu hasilnya adalah pembangunan gerbang sekolah yang dikerjakan melalui kerja sama dengan rekanan.

Menurut Mutmainah, pembangunan gerbang tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang dikejar agar dapat selesai sebelum siswa kembali masuk sekolah pada 20 Juli 2026.

“Alhamdulillah, gerbangnya bisa selesai. Bahkan pemasangan terakhir dilakukan sampai sekitar pukul 21.00 malam. Saya memang menargetkan sebelum hari pertama sekolah, gerbang ini sudah berdiri,” tuturnya.

Selain gerbang, pembenahan juga dilakukan terhadap sejumlah bagian lingkungan sekolah yang dinilai membutuhkan perhatian.

Mutmainah menyebut terdapat fasilitas yang memerlukan perbaikan ringan, termasuk bagian plafon dan pagar sekolah yang sebelumnya terlihat kurang terawat.

Namun, ia menegaskan bahwa pembenahan tersebut tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran sekolah.

Tidak semua fasilitas dapat dibangun baru sehingga pihak sekolah berupaya memaksimalkan fasilitas yang sudah tersedia melalui perbaikan dan renovasi ringan.

“Dengan keterbatasan anggaran, kita memang hanya bisa melakukan perbaikan ringan. Pagar sebenarnya sudah ada, tetapi perlu dibenahi agar terlihat lebih baik. Prinsipnya, kita melihat mana yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Mutmainah mengatakan, langkah pembenahan fasilitas menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana sekolah yang lebih nyaman bagi siswa.

Ia ingin peserta didik mendapatkan pengalaman yang baik sejak pertama kali memasuki lingkungan sekolah.

“Ketika anak-anak pertama kali masuk sekolah, saya ingin mereka mendapatkan suasana yang nyaman dan melihat ada perubahan. Karena itu, perhatian pertama saya adalah pintu gerbang dan pagar,” katanya.

Tidak hanya membenahi sarana dan prasarana, Mutmainah juga memberikan perhatian serius terhadap pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.

Ia melihat masih diperlukan pembiasaan bagi peserta didik, terutama dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan waktu, dan sikap selama berada di lingkungan sekolah.

Pada awal masuk sekolah, ia masih menemukan adanya siswa yang membuang sampah sembarangan. Kondisi tersebut kemudian dijadikan momentum untuk membangun kebiasaan baru melalui keteladanan dan keterlibatan langsung.

Mutmainah memilih untuk tidak hanya memberikan instruksi, tetapi turun langsung bersama siswa. Ia berusaha memberikan contoh melalui tindakan agar siswa dapat melihat dan mengikuti kebiasaan positif yang dilakukan oleh gurunya.

“Kalau kita ingin mengubah karakter anak, tidak cukup hanya dengan perintah atau komentar. Kita harus memberikan contoh. Saya ikut turun langsung bersama anak-anak. Kalau mereka melihat kita melakukan, akhirnya mereka juga ikut,” ujarnya.

Dalam hal kedisiplinan, Mutmainah juga memberikan perhatian terhadap siswa yang datang terlambat. Ia meminta agar keterlambatan siswa dicatat dan menjadi bagian dari evaluasi pembiasaan disiplin.

Menurutnya, proses perubahan karakter membutuhkan waktu dan dilakukan secara konsisten. Ia mengaku mulai melihat perubahan perilaku siswa setelah sekitar dua pekan menerapkan pembiasaan tersebut.

“Pelan-pelan sudah terlihat perubahan. Yang terpenting adalah pembiasaan. Karakter anak bisa ditanamkan bukan hanya melalui ucapan, tetapi melalui tindakan yang mereka lihat setiap hari,” katanya.

Untuk memberikan contoh kedisiplinan, Mutmainah bahkan berupaya tiba lebih awal di sekolah. Ia mengaku berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 WITA karena mempertimbangkan kondisi lalu lintas yang semakin padat menjelang pagi.

Sesampainya di sekolah, ia turut berada di gerbang untuk menyambut dan memantau kedatangan siswa. Kehadiran kepala sekolah di pintu masuk menjadi bagian dari upayanya membangun budaya disiplin sekaligus menciptakan kedekatan dengan peserta didik.

Bagi Mutmainah, masa awal kepemimpinannya di SMPN 15 Makassar merupakan momentum untuk membangun perubahan secara bertahap. Ia menyadari keterbatasan anggaran menjadi tantangan, namun hal tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembenahan.

Dengan mengedepankan skala prioritas, kerja sama, keteladanan, serta pembiasaan positif, Mutmainah berharap SMPN 15 Makassar dapat terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang nyaman sekaligus mampu membentuk siswa yang disiplin dan berkarakter.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending