Terhubung dengan kami

PERISTIWA

Kebakaran Tallo Hanguskan 56 Rumah, BPBD Makassar Fokus Asesmen dan Bantuan Darurat

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan asesmen cepat dan penanganan darurat pascakebakakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7) dini hari.

Berdasarkan data sementara, kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 01.47 WITA mengakibatkan 56 unit rumah semi permanen terdampak, terdiri atas 21 unit di RT 04/RW 04 dan 35 unit di RT 05.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 17 rumah mengalami rusak berat, sementara sisanya mengalami kerusakan sedang dan ringan.

Sebanyak 105 kepala keluarga atau 235 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Satu orang dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar dengan mengerahkan sekitar 50 unit armada, dibantu personel BPBD Kota Makassar, TNI, dan Polri.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M., mengatakan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, penanganan memasuki fase tanggap darurat yang menjadi tanggung jawab BPBD.

“Saat api berhasil dipadamkan, saat itulah BPBD mengambil alih penanganan. Fokus kami adalah melakukan asesmen menyeluruh, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, serta menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar warga dapat segera kembali beraktivitas,” katanya.

Menurut Fadli, tim BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan bangunan, verifikasi jumlah korban terdampak, serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat.

Kebutuhan prioritas yang telah diinventarisasi meliputi terpal, tenda darurat, baby kit, family kit, perlengkapan pertolongan pertama, selimut, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya.

Selain penyaluran bantuan logistik kedaruratan, BPBD juga akan menyiapkan program rehabilitasi dan rekonstruksi bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan sesuai hasil asesmen lapangan.

Layanan dukungan psikososial (trauma healing) juga akan diberikan apabila dibutuhkan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

BPBD Kota Makassar menyatakan proses pendataan masih berlangsung sehingga jumlah kerusakan maupun kebutuhan warga terdampak dapat berubah mengikuti hasil verifikasi di lapangan.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan BPBD dan instansi terkait.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending