KATADIA GOWA || Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan pohon pinus dan semak belukar di dua lokasi berbeda di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026) dini hari.
Kebakaran terjadi di wilayah Kelurahan Malino dan Kelurahan Gantarang dengan luas area terdampak sekitar 1 hektare. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah tim gabungan melakukan penanganan sejak dini hari.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 00.30 WITA. Warga melihat kobaran api di kawasan ketinggian dan segera melaporkannya kepada Babinsa Koramil 1409-04/Tinggimoncong serta aparat setempat.
Menerima laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 00.45 WITA. Tim terdiri dari lima personel Koramil 1409-04/Tinggimoncong, lima personel Polsek Tinggimoncong, dan 26 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).
Petugas membawa lima unit alat juswater atau pompa manual untuk membantu proses pemadaman. Tim harus menembus medan yang cukup sulit untuk menjangkau titik-titik api dan melakukan pemadaman secara intensif.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan secara total dan kondisi dinyatakan aman sekitar pukul 03.30 WITA.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sekitar 1 hektare kawasan hutan yang ditumbuhi pohon pinus dan semak belukar hangus terbakar.
Kebakaran diduga berkaitan dengan kondisi cuaca kemarau ekstrem yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat di wilayah Tinggimoncong dan sekitarnya diimbau meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.