Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Razia Gabungan Lapas Narkotika Sungguminasa, 80 Orang Jalani Tes Urine dan Hasilnya Negatif

Dipublikasikan

pada

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memperkuat deteksi dini dan pengawasan keamanan melalui razia gabungan di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)
Razia Lapas Narkotika Sungguminasa

KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memperkuat deteksi dini dan pengawasan keamanan melalui razia gabungan di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (18/9/2026).

Razia tersebut melibatkan jajaran Lapas Narkotika Sungguminasa bersama Brimob Polda Sulsel, Polsek Bontomarannu, Koramil Bontomarannu, serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.

Sinergi lintas aparat tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di dalam Lapas tetap aman dan tertib, sekaligus mencegah masuk maupun beredarnya barang-barang terlarang.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh terhadap kamar hunian WBP. Sejumlah barang menjadi sasaran pemeriksaan, di antaranya telepon seluler, narkotika, serta berbagai barang yang dilarang berada di dalam lingkungan Lapas.

Selain razia kamar hunian, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 10 pegawai dan 70 WBP.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine yang diperiksa dinyatakan negatif.

Kapolsubsek Pattallassang, Iptu Muh. Naim, mengatakan keterlibatan TNI dan Polri dalam razia tersebut merupakan bentuk sinergi bersama jajaran Pemasyarakatan dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika.

“Ini bentuk sinergi TNI/Polri bersama Lapas dalam mencegah dan memberantas narkotika. Kita baru saja melakukan kegiatan razia bersama jajaran Lapas dan aparat terkait melakukan pengawasan secara langsung. Hasil tes urine terhadap pegawai dan WBP juga seluruhnya negatif,” ujar Muh. Naim.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap lingkungan Lapas harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan guna mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kami akan terus mendukung upaya bersama untuk menjaga Lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari narkotika. Pengawasan harus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, menegaskan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bentuk keseriusan jajaran Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan sekaligus memberantas narkotika di lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kita serius dalam memberantas narkotika dan segala bentuk pelanggaran di dalam Lapas. Jangan ada yang bermain. Kami tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” tegas Ilham.

Menurutnya, pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi seluruh jajaran dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan Pemasyarakatan.

Ilham menambahkan, koordinasi dengan TNI dan Polri akan terus diperkuat sebagai bagian dari langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.

Razia gabungan dan tes urine tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dalam mendukung pelaksanaan P4GN serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan berintegritas.

Pengawasan dan pemeriksaan secara berkala akan terus dilakukan agar proses pembinaan WBP dapat berjalan optimal dalam lingkungan yang aman dan kondusif.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending