KATADIA MAKASSAR || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kendala pasokan air.
Pada Sabtu, 19 September 2026, sebanyak 202.000 liter air bersih disalurkan ke 47 titik distribusi dengan total 47 rit pengiriman. Bantuan tersebut menjangkau 24 kelurahan di delapan kecamatan di Kota Makassar.
Delapan kecamatan yang menjadi lokasi distribusi yakni Biringkanaya, Bontoala, Makassar, Manggala, Panakkukang, Tallo, Tamalanrea, dan Ujung Tanah.
Sebanyak 24 kelurahan yang menerima bantuan tersebut meliputi Antang, Bangkala, Barana, Baraya, Buloa, Bulurokeng, Camba Berua, Kaluku Bodoa, Kapasa, Katimbang, Maccini Parang, Manggala, Maradekaya, Pannampu, Parangloe, Patingalloang Baru, Suangga, Tallo, Tamalanrea, Tamalanrea Indah, Tammua, Tello Baru, Timungan Lompoa, dan Untia.
Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M., mengatakan distribusi air bersih merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami gangguan pasokan air.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menuntaskan distribusi air bersih ke 47 titik dengan total 202.000 liter. Ini murni untuk memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih, terutama di daerah yang terdampak gangguan pasokan,” ujar Fadli Tahar.
Menurutnya, proses distribusi di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju permukiman warga. Beberapa titik memiliki gang sempit dan berada di kawasan padat penduduk sehingga membutuhkan penanganan ekstra.
“Ada beberapa titik yang memang butuh perhatian ekstra, misalnya gang sempit atau area padat penduduk. Tapi semua bisa kita atasi berkat kerja sama warga dan petugas di lapangan,” katanya.
Fadli juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih yang telah disalurkan secara bijak dan efisien. Warga yang membutuhkan bantuan air bersih diminta segera melapor melalui pemerintah kelurahan maupun langsung kepada BPBD Makassar.
“Kami mengajak warga untuk menggunakan air secara efisien. Jika ada titik yang belum terlayani, silakan lapor ke kelurahan atau langsung ke BPBD, akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Dengan distribusi mencapai 202.000 liter dalam sehari, BPBD Makassar memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Pemerintah Kota Makassar melalui BPBD juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan dukungan akibat gangguan pasokan air bersih.(**)