KATADIA MAKASSAR || Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar terus mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan pendidikan akademik.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan jajaran Lapas Kelas I Makassar dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Sidang terbuka tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik Angga Satrya yang memaparkan disertasi berjudul “Hakikat Pemenuhan Hak Asasi Manusia Anak Bawaan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara Studi di Provinsi Sulawesi Selatan.”
Disertasi tersebut mengkaji pemenuhan hak asasi manusia bagi anak bawaan yang berada di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara, khususnya dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di Provinsi Sulawesi Selatan.
Kajian tersebut dinilai memiliki relevansi dengan pelaksanaan tugas pemasyarakatan, terutama dalam memastikan pemenuhan hak-hak dasar dan perlindungan terhadap anak bawaan yang berada di lingkungan Lapas maupun Rutan.
Bagi Lapas Kelas I Makassar, peningkatan kapasitas akademik jajaran menjadi salah satu bagian penting dalam membangun SDM pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, serta memiliki wawasan dan pemahaman yang kuat terhadap persoalan hukum dan pemasyarakatan.
“Peningkatan kompetensi dan pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia pemasyarakatan. Kami berharap capaian akademik ini dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi pengembangan pribadi, tetapi juga bagi peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan,” ujar jajaran Lapas Kelas I Makassar.
Menurutnya, pendidikan dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat kualitas aparatur dalam menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan pemasyarakatan.
Keikutsertaan dalam momentum akademik tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Makassar untuk terus menumbuhkan budaya belajar dan meningkatkan profesionalisme jajaran.
Melalui penguatan kompetensi dan wawasan hukum, jajaran Lapas Kelas I Makassar diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin baik terhadap pelaksanaan tugas, pelayanan publik, serta pemenuhan hak warga binaan dan kelompok rentan dalam lingkungan pemasyarakatan.
Dengan semangat pendidikan dan pengembangan diri secara berkelanjutan, Lapas Kelas I Makassar terus mendorong jajarannya untuk tumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sistem pemasyarakatan.