KATADIA GOWA || Komando Distrik Militer (Kodim) 1409/Gowa menyiapkan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan fokus pada pembangunan akses jalan tani, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan sumur, ketahanan pangan, dan penghijauan.
Hal tersebut disampaikan Dandim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, S.Sos., saat bersilaturahmi dengan wartawan media televisi, cetak, dan online di Aula Makodim 1409/Gowa, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pandang-Pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu (10/10/2026).
Pertemuan tersebut juga membahas teknis peliputan kegiatan TMMD yang akan dilaksanakan secara serentak oleh tiga Kodim jajaran Korem 141/Toddopuli, yakni Kodim 1409/Gowa, Kodim Palopo, dan Kodim Sidrap.
Dalam keterangannya, Dandim menjelaskan bahwa pembangunan jalan tani menjadi salah satu prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mempermudah petani mengangkut hasil panen saat musim hujan.
Menurutnya, akses jalan tani sepanjang 2,3 kilometer direncanakan untuk ditingkatkan. Pembangunan talut sepanjang sekitar 1,8 kilometer juga menjadi perhatian agar jalan lebih kuat dan dapat dilalui kendaraan.
“Yang paling dibutuhkan masyarakat di sana memang jalan, khususnya akses jalan tani. Saat musim hujan, petani kesulitan membawa hasil panen karena kendaraan tidak bisa melewati jalan tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut juga direncanakan dilengkapi dua box culvert pada saluran air yang melintasi jalan, sehingga akses kendaraan, termasuk mobil, dapat lebih mudah.
Dandim mengungkapkan, hingga saat ini pembangunan talut telah mencapai sekitar 800 meter. Pihaknya menargetkan pengerjaan talut sepanjang 1,8 kilometer dapat diselesaikan sebelum pembukaan TMMD, sehingga pekerjaan peningkatan jalan dapat segera dimaksimalkan.
Selain pembangunan infrastruktur, Kodim 1409/Gowa juga merencanakan penanaman singkong di lahan seluas satu hektare di wilayah Bontonompo sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Program penghijauan turut menjadi perhatian melalui penanaman sekitar 350 bibit pohon, terdiri atas pohon keras seperti trembesi dan mahoni serta pohon buah seperti rambutan, kelengkeng, dan mangga.
Penanaman direncanakan berfokus di Desa Kalibarembeng dan Barembeng, Kecamatan Bontonompo, dengan kemungkinan diperluas ke wilayah Manjapai. Lokasi penanaman akan disesuaikan agar tidak mengganggu lahan pertanian produktif.
“Kita ingin penghijauan di wilayah tersebut semakin baik. Harapannya, penanaman pohon dapat membantu menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Dandim menyebutkan, pada pekan pertama pelaksanaan, kegiatan akan difokuskan pada pembangunan jalan, RTLH, dan sumur. Selanjutnya, kegiatan ketahanan pangan dan penghijauan akan dimaksimalkan.
Di luar program TMMD, Kodim 1409/Gowa juga menangani pembangunan jembatan. Dari delapan jembatan yang menjadi target sebelumnya, tujuh di antaranya telah selesai dibangun. Selain itu, terdapat rencana peninjauan enam titik jembatan tambahan untuk memastikan kondisi lokasi dan kebutuhan pembangunannya.
Melalui program TMMD, Kodim 1409/Gowa berharap pembangunan infrastruktur desa, peningkatan ketahanan pangan, dan penghijauan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.