Terhubung dengan kami

TNI/POLRI

Progres Jalan Tani TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tembus 50 Persen

Dipublikasikan

pada

Progres pembangunan jalan tani TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa di Desa Kalebarembeng, Gowa, mencapai 50 persen pada Minggu, 25 Oktober 2026.

KATADIA GOWA || Pembangunan jalan tani melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1409/Gowa di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, terus menunjukkan kemajuan. Hingga Minggu (25/10/2026), progres pengerjaan jalan tani tersebut telah mencapai 50 persen.

Capaian ini menjadi bukti kerja keras personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para petani.

Di lokasi pekerjaan, personel Satgas TMMD dan warga terus bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan tani. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mendukung kelancaran pengerjaan sasaran fisik program TMMD tersebut.

Pembangunan jalan tani ini memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat mempermudah akses petani menuju lahan pertanian, memperlancar pengangkutan hasil panen, serta menekan biaya transportasi.

Dengan demikian, keberadaan jalan tani tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Kalebarembeng.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, S.Sos., mengapresiasi kerja keras personel Satgas bersama masyarakat yang terus menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan pembangunan jalan tani tersebut.

Menurutnya, capaian progres 50 persen menjadi motivasi bagi seluruh personel dan warga untuk terus menjaga semangat gotong royong hingga seluruh pekerjaan selesai sesuai target.

“Alhamdulillah, hingga Minggu ini progres pembangunan jalan tani di Desa Kalebarembeng telah mencapai 50 persen. Capaian ini merupakan hasil kerja keras personel Satgas TMMD bersama masyarakat yang terus bergotong royong di lapangan,” ujar Sapari.

Ia menegaskan, pembangunan jalan tani tidak hanya berorientasi pada penyelesaian infrastruktur, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan akses jalan memadai untuk menunjang aktivitas pertanian.

“Kami berharap pembangunan jalan tani ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses lahan pertanian dan mengangkut hasil panen. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan aktivitas pertanian menjadi lebih lancar dan biaya angkut dapat ditekan,” ungkapnya.

Sapari juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan antara personel TNI dan masyarakat selama pelaksanaan program TMMD berlangsung.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipertahankan. Kami akan berupaya maksimal agar pengerjaan sasaran fisik ini berjalan dengan baik, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Pencapaian progres 50 persen menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan pembangunan jalan tani di Desa Kalebarembeng. Meski demikian, pengerjaan masih akan dilanjutkan hingga seluruh sasaran fisik rampung.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 1409/Gowa berupaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kehadiran jalan tani yang memadai diharapkan dapat memperlancar mobilitas petani, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat optimistis pembangunan jalan tani tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga Desa Kalebarembeng.

Sumber: Pendim 1409/Gowa

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending