Terhubung dengan kami

Pendidikan

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Soroti Tantangan Perguruan Tinggi Swasta, Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., Sp.M.(K), menyoroti pentingnya penguatan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan, serta kemampuan beradaptasi bagi perguruan tinggi swasta di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada prosesi wisuda Politeknik LP3I Makassar (Polimak) di Phinisi Ballroom, Hotel Claro Makassar, Selasa (27/10/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Budu menyampaikan bahwa LLDIKTI Wilayah IX menaungi sekitar 215 perguruan tinggi yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Dari jumlah tersebut, sekitar 106 perguruan tinggi berada di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga tersebar hingga daerah terpencil, kepulauan, dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Ia menilai, perguruan tinggi yang hadir di wilayah tersebut memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi.

“Kalau ingin melihat pengabdian sebuah institusi terhadap pengembangan anak bangsa, jangan hanya melihat perguruan tinggi yang ada di kota. Lihat juga perguruan tinggi yang berada di daerah perbatasan, daerah terpencil, dan kepulauan,” demikian inti pesan yang disampaikan Prof. Budu dalam sambutannya.

Prof. Budu juga mengungkapkan bahwa jumlah perguruan tinggi swasta di wilayah LLDIKTI IX pada masa lalu pernah mendekati 300 institusi. Namun, seiring perkembangan sistem pendidikan tinggi dan meningkatnya persaingan, jumlah tersebut kini berada di kisaran 215 perguruan tinggi.

Ia menjelaskan, perubahan tersebut terjadi melalui berbagai dinamika kelembagaan, mulai dari penggabungan perguruan tinggi, perubahan tata kelola, hingga adanya institusi yang berhenti beroperasi.

Kondisi ini menjadi pengingat bagi pengelola perguruan tinggi agar terus memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.

Menurutnya, keberlangsungan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan institusi, tetapi juga oleh kemampuan pengelola dalam menjaga kualitas pendidikan dan kepercayaan masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pimpinan perguruan tinggi, direktur, pengelola program studi, yayasan, dan para mitra menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Budu juga mengapresiasi materi singkat yang disampaikan Dr. H. Andy Oetary Putro. Menurutnya, pesan tersebut memberikan motivasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan bekerja keras dalam meraih masa depan.

Ia mengaku terinspirasi oleh pesan mengenai pentingnya usaha, kemauan, dan kerja keras dalam mencapai cita-cita.

Prof. Budu mengingatkan para wisudawan bahwa masa muda merupakan kesempatan berharga untuk membangun masa depan melalui pendidikan, pengembangan keterampilan, dan keberanian mengambil peluang.

Semangat tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para lulusan Politeknik LP3I Makassar dalam memasuki dunia kerja, mengembangkan karier, maupun menciptakan peluang usaha.

Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Direktur Politeknik LP3I Makassar, Fiviyanti Hasim, S.Pd., M.Hum., jajaran pengelola perguruan tinggi, perwakilan organisasi perguruan tinggi swasta, mitra industri, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Melalui momentum tersebut, diharapkan perguruan tinggi vokasi semakin memperkuat kualitas pendidikan dan relevansi kompetensi lulusan, sekaligus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Pendidikan tinggi bukan sekadar mencetak lulusan, tetapi juga membangun karakter, membuka kesempatan, dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending