Terhubung dengan kami

Pendidikan

Tingkatkan Kompetensi Guru, Pengajar SMPN 27 Dilatih Menggunakan Aplikasi Belajar Online Berbasis LMS

Dipublikasikan

pada

Katadia.co, Makassar || Kabar baik bagi peserta didik yang sedang belajar online di rumah dan bagi anak didik yang ingin melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 27 Makassar. Pasalnya SMP yang berlokasi di jalanl Dg.Tata Komp. Hartaco Indah No.99, Parang Tambung, Kec.Tamalate gencar meningkatkan kapasitas gurunya sebagai pendidik.

Kali ini sekolah yang menyandang status akreditasi A ini menggandeng ZENIUS mengadakan workshop/pelatihan guru terkait metode pembelajaran menggunakan aplikasi online. Kegiatan pelatihan berlangsung di ruang guru Rabu (29/9/2021) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19.

Kabar pelatihan guru tersebut disampaikan Wakasek Kesiswaan plus humas SMPN 27, Naston, S.Pd M.Pd saat ditemui di lingkungan sekolah.

Naston mengatakan, pelatihan guru dilakukan dalam rangka penggunaan aplikasi zenius untuk digunakan proses pembelajaran online berbasis Learning Management Sistem atau LMS.

Pria kelahiran 1983 ini menambahkan, peserta pelatihan diikuti sekitar 50 guru sembari dilakukan registrasi akun. Salah satu tujuan pelatihan untuk peningkatan mutu dan kompetensi guru sehingga pembelajaran siswa secara online menjadi efektif dan berkualitas.

“Bagusnya aplikasi Zenius, ada feed back (umpian balik) bagi guru yang mampu mengajak siswa menggunakan aplikasi zenius dalam pembelajaran daring,” imbuhya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala UPT SPF SMPN 27 Makassar, Nurdin, S.Pd SH M.Pd mengatakan, sosialisasi/pelatihan penggunaan aplikasi zenius merupakan bentuk ikhtiar sekolah dalam memberi penguatan mutu dan kualitas para guru lewat pelatihan yang intensif.

Baginya, di masa pandemi ini kompetensi guru dalam mengaplikasikan teknologi saat mengajar secara virtual sangat dibutuhkan.

Karena itu menurutnya, guru-guru harus dibekali ilmu pengetahuan dan kompetensi melalui pelatihan dan biarkan mereka memilih yang mana yang baik dan mana yang cocok aplikasi pembelajaran untuk di gunakan.

Ia pun menyarankan kepada kepala sekolah supaya dapat menganggarkan program pelatihan guru untuk memahami penggunaan IT selama pembelajaran online, mengingat kelola dana BOS saat ini penggunaan dananya lebih fleksibel.

Apalagi telah jauh hari, pemerintah mendorong dan memberi keleluasaan bagi pihak sekolah menggunakan program sendiri yang berorientasi dengan tujuan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

“Tidak bisa di pungkiri dinda bahwa masih banyak tenaga pengajar (guru) belum bisa menggunakan IT secara baik,” ujar pria yang pernah mengikuti pelatihan kepala sekolah di Singapura dalam rangka sekolah pendamping program Kemendikbud RI. (@Ru5)






Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending