PERISTIWA
Update DVI Polri: Korban Meninggal Peristiwa Kanjuruhan 125 Orang
Dipublikasikan
4 tahun lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA,JAKARTA || Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan memutakhirkan data terbaru soal korban meninggal dunia dari peristiwa di stadion Kanjuruhan.
Menurut Nyoman Eddy, saat ini setelah diperbaharui atau di update, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian itu sebanyak 125 orang.
“Update data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 setelah ditelusuri di RS terkait menjadi meninggal dunia 125 orang,” kata Nyoman Eddy kepada awak media, Jakarta, Minggu (2/10/2022).
Ia mengungkapkan, terjadinya selisih angka korban meninggal dunia sebelumnya lantaran adanya kesalahan pencatatan di rumah sakit yang menangani para korban.
Nyoman Eddy menuturkan, dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, 125 telah teridentifikasi seluruhnya (100 %).
“Jumlah korban luka sebanyak 323 orang,” ujarnya.
Diketahui, peristiwa itu terjadi usai pertandingan antara klub Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 – 3.
Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain. Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.
Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

Anda juga mungkin suka


Bupati Barru Dukung Kontingen PGRI Berlaga di Porsenijar

Bupati Barru Andi Ina Pimpin Defile Kontingen pada Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026

Anggota DPRD Bulukumba Apresiasi Prestasi Bulukumba United di ISL Nasional 2026

Trending
Makassar1 minggu lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah
Kab Bulukumba3 minggu laluSambut 1448 H, Warga Bulukumba Ditantang Menulis Al-Qur’an dari Hafalan





