Terhubung dengan kami

Pendidikan

Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kecamatan Khusus Sekolah Dasar Kembali Digelar

Dipublikasikan

pada

Festival Tunas Bahasa Ibu

KATADIA,GOWA ||  Upaya merawat bahasa ibu sekaligus mengenalkan sejak dini kepada anak, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabuaten Gowa melaksanakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan khusus sekolah dasar di Gedung AULA KKG kecamatan Somba Opu.

Kordinator wilayah Disdik Kecamatan Somba Opu H. Muh. Yaris, S. Pd., M. Si. mengatakan, ini adalah hasil intruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa khusus bidang Pembinaan Sekolah Dasar (PSD) menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu. Gelaran sendiri saat ini adalah hari pertama diadakan Sabtu 29 Oktober 2022.

FTBI diselenggarakan setiap tahunnya. Bahkan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan menggelindingkan FTBI. Dimana agenda ini pada tahun -tahun sebelumnya adalah Apresiasi budaya seni daerah (ABSD).

“Alhamdulillah, Disdik Kabupaten Gowa khusus kecamatan Somba Opu untuk jenjang PSD. Pagelaran ini diikuti oleh seluruh para peserta didik sekolah dasar se Kecamatan Somba Opu. Pembukaanya sendiri dilaksanakan hari ini juga,” kata” H. Muh. Yaris. disela-sela gelaran, sabtu 29 Oktober 2022.

Dikatakannya, ada 4 cabang lomba dalam festival tunas bahasa ibu ini. Di antaranya, pidato, dongeng, komedi dan puisi.

“InsyaAllah pada pagelaran kali ini ada 4 cabang lomba yang dilaksanakan yang nantinya akan melahirkan para juara. Dimana para juara itu sebagai calon-calon yang akan mewakili Kecamatan Somba Opu pada FTBI tingkat Kabupaten dan tingkat Provinsi yang rencananya digelar pada bulan November 2022 yang an datang, ” Ungkapnya.

Dengan FTBI ini, menurutnya pertama ada bahasa daerah (Bahasa Mangkasara), seni dan ada budaya yang harus kita lestarikan bersama. Kedua, pihaknya berusaha mengeksplor talen yang berprestasi serta mengembangkan potensi anak di jenjang SD di Kecamatan Somba Opu,

Festival Tunas Bahasa Ibu

Untuk mampu menguasai bahasa ibu, guna bisa bersaing atau berkompetisi dengan peserta didik dari Kecamatan lain bahkan dari Kabupaten lainnya di skup atau tingkat provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara untuk peserta didik yang ikut pada FTBI tahun 2022 ini, kata H. Muh. Yaris, dari 4 cabang lomba yang mengikuti lomba merupakan peserta didik baru.

“Para perwakilan tersebut merupakan peserta baru yang mengikuti lomba kemudian diikutkan dalam FTBI mewakili sekolahnya masing-masing untuk selanjutnya diseleksi guna mengikuti FTBI tingkat kabupaten dan tingkat provinsi, ” Lanjutnya.

“Para pinunjul akan diikut sertakan dalam FTBI tingkat kabupaten dan tingkat provinsi pada November mendatang. Mudah-mudahan para peserta didik dari perwakilan sekolah masing – masing bisa mewakili dan mendapatkan juara untuk pertandingan nantinya, “tutupnya.

Salah satu peserta Dzaki asal sekolah SDN sungguminasa 1 mengaku senang bisa ikut festival bahas ibu ini. Ia mengikuti cabang lomba pidato di event FTBI 2022 ini.

Ditanya apakah ikut lomba pidato ini mengalami kesulitan, ia mengaku tidak terlalu sulit. Hanya saja saat di panggung merasakan deg-degan.

“Tidak sulit ji iye’ karena sudah terbiasa ma memberikan ceramah pada saat jumat ibadah, “Ucap” Dzaki.

Persiapanya sendiri, diakui Dzaki sebelumnya sudah mempersiapkan dirinya dengan matang. Yakni menghapal naskah rutin, mempersiapkan perlengkapan seperti baju adat budaya Sulawesi selatan untuk mentas agar saat pertunjukan dipanggung bisa lebih maksimal, ” Tutupnya.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending