KATADIA, WATAMPONE || Upaya Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan dalam meningkatkan Kesejahteraan Petani terus digalakkan utamanya kendala yang dihadapi para petani agar tidak menjadi beban terhambatnya produksi pertanian utamanya beras.
Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas(Kadis) Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) H.A.Asman Sulaiman, S.Sos.,M.Si disela kegiatan Pemasangan Satu Juta Patok Batas Tanah serentak di seluruh Indonesia oleh Kementerian ATP/BPN termasuk Kabupaten Bone, di Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Jumat (03/02/2023).
Dinas PTHP terus berupaya meningkatkan kesejahteraan Petani di Kabupaten Bone.
untuk mendukung, memajukan dan mengembangkan sektor pertanian di kabupaten Bone, dengan menerapkan teknologi pertanian, seperti BIOSAKA.
“Sementara ini kami membuka kerang bagaimana bisa kolaborasi dan mengajak seluruh petani mandiri dan desa mandiri agar nantinya bisa menerapkan metode atau cara pupuk non subsidi.” ujar A. Asman.
Karena petani yang terbantu melalui subsidi pemerintah ini memang jumlahnya sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah ditahun sebelumnya
“Kemarin saya menghadap secara lansung oleh kementerian pusat memang ada pengurangan secara total.” Ucapnya
Lanjut Andi Asman meminta agar seluruh kepala desa agar tidak tertutup untuk membuka kerang buka pintu agar ada cantolan 20% anggaran itu bisa mungkin untuk ada pengadaan pupuk organik mandiri dimana rencana pekan depan akan menggerakkan kegiatan program Biosaka pupuk organik cair yang ramah lingkungan.
“Nanti ini akan ada gerakan massal untuk satu Balai Pelatihan Pertanian (BPP) satu titik, Karena Biosaka itu adalah nutrisi ragam tanam penganti Pupuk bersumber dari daun atau rumput, itu sangat ramah lingkungan dan hasilnya bagus bahkan bisa mengikatkan produksi” jelas A.Asman
Untuk Produksi Pertanian Beras Medium saat ini Kabupaten Bone masih surplus dengan ketersediaan 600.000 ton Beras Medium tentunya dengan adanya kemudahan dari Program ATR BPN dalam menerbitkan kepemilikan Lahan lebih memberikan semangat para petani dalam memenuhi usahanya. tutup Andi Asman