KATADIA,BONE || Jumlia Manda Suharma kelahiran 2003 asal Desa Mattirowalie Kecamatan Libureng termasuk Jamaah Calon Haji Termuda dari 177 Kuota Haji Bone.
Jumlia merupakan Jamaah pelimpahan dari ibunya yang meninggal 2019, sehingga kesedihan tetap terpancar diwajahnya karena mengenang ibunya namun tetap bersyukur sebab bisa menunaikan ibadah haji di usia muda.
Tidak banyak yang bisa diminta keterangan dari Jumlia karena sudah diatas Bus yang siap star menunggu rombongan haji dari Watampone namun yang pasti bahwa sudah tammat SMA dan berharap Doa untuk ibunya bisa diijabah oleh Allah SWT dan bersyukur sebab saat ini jika mendaftar haji bisa menunggu 32 atau 36 tahun.
Gadis kelahiran September 2003 mengatakan bahwa ia baru mengetahui untuk berangkat menggantikan Almarhum ibunya pada Enam bulan terakhir sehingga baru persiapkan fisik dan masih perlu belajar namun karena panggilan Allah SWT itu sudah Rezky Jumlia.
Sementara Jamaah Calon Haji Tertua Cabi Lahan Lama usia 100 tahun asal Kawerang Kecamatan Cina, dilepas Bupati Bone di Aula Masjid Agung Watampone.
Cabi yang ditemani pendamping menuturkan jika sudah sembilan tahun lamanya baru dapat porsi untuk berhaji namun bersyukur sebab kerabatnya juga naik haji sehingga ada pendampingnya
Sebanyak 212 Jamaah dilepas pemberangkatannya, di mana terdiri dari 147 yang hadir di masjid Al Markaz Al Ma’arif Watampone dilepas Bupati Bone.
Terpisah, sebanyak 65 Orang Jamaah di Kecamatan Libureng yang dilepas oleh Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, M.M. terdiri dari gabungan Kecamatan Libureng, Bonto Cani, Kahu dan Patimpeng.
Plt.Kaur Haji dan Umroh H.Ahmad Yani, S.Ag.,M.Ag menjelaskan jika tadinya yang termuda adalah Meliyanti Abdul Muin Cakka usia saat ini 23 tahun yang juga sudah lama masuk daftar tunggu dan bukan pelimpahan asal Uloe Kecamatan Dua Boccoe begitupun yang tertua juga ada yang lain usia memasuki 100 tahun Mina Hame Mappile asal Botto Kecamatan Cenrana. Yang dua terakhir di kloter kedua Bone.