Terhubung dengan kami

Makassar

Seorang Jemaah Haji Batal Berangkat karena Hamil 5 Minggu: Pembatalan Menyimpan Berkah dan Karunia Baru

Dipublikasikan

pada

KATADIA,MAKASSAR || Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, telah menerima 12 kelompok terbang (Kloter) Jemaah Calon Haji (JCH) pada tanggal 31 Mei 2023. Malam ini, Kloter 11 telah diberangkatkan yang terdiri dari JCH asal Kabupaten Bone dan Kabupaten Barru.

Namun, ada satu orang dari JCH asal Kabupaten Bone yang dinyatakan batal berangkat karena sedang mengandung dengan usia kandungan baru berumur 5 minggu.

Perempuan tersebut bernama Niswati Lide Onro Binti Lide, berusia 45 tahun. Ia telah menikah sejak tahun 2000 dan belum dikaruniai anak hingga usia 23 tahun pernikahannya. Namun, setelah menjalani proses pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Sudiang, Niswati diketahui positif hamil pada hari itu juga, Rabu (31/5/2023).

Niswati harus bersabar untuk tidak dapat melaksanakan ibadah haji dan melihat Ka’bah secara langsung. Ia mengatakan, “Saya tinggal di Desa Maggendrang, Kecamatan Kahu. Selama menikah memang tidak pernah hamil, barusan ini. Saya memilih untuk tidak berangkat.”

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bone, H. Abd. Hafid, yang bertemu dengan Niswati yang batal berangkat, menjelaskan bahwa “pembatalan keberangkatan wanita berusia 40 tahun ini, di satu sisi disyukuri oleh yang bersangkutan, sebab sejak menikah lebih dari 20 tahun lalu belum pernah dikaruniai anak, dan baru diketahui bahwa yang bersangkutan sedang hamil selama 5 minggu menjelang keberangkatannya.”

“Pembatalan ke Tanah Suci ini membawa berkah dan karunia baru yang didapatkan dari Allah SWT yang telah lama ditunggu-tunggu kehadirannya. Saya pesankan untuk menjaga kesehatan utamanya kesehatan janinnya. Insya Allah, akan ada berkah dan hikmah,” tutur H. Abd. Hafid.

H. Abd. Hafid juga menjelaskan mengenai masalah medis yang menjadi alasan pembatalan keberangkatan Niswati. Ia menyebutkan bahwa akan diberikan keterangan medis dan Niswati akan diberangkatkan tahun depan jika ia sudah siap.

Pada waktu yang hampir bersamaan, setelah seluruh Jemaah Kloter 11 Upg tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk diterbangkan ke Madinah pada pukul 20.45 Wita, konvoi bus yang membawa Jemaah Haji Kloter 12 Upg dari Kabupaten Luwu dan Gowa tiba di Asrama Haji Sudiang dan disambut secara resmi di Aula Arafah yang menjadi lokasi penerimaan Jemaah Haji oleh PPIH Embarkasi Makassar.

Kloter 12 Upg (Gowa dan Luwu) terdiri dari 388 orang Jemaah Haji, ditambah 5 orang petugas Kloter. Rincian jumlah jemaah adalah 102 orang dari Kabupaten Gowa dan 286 orang dari Kabupaten Luwu. Jemaah tertua dalam kelompok ini adalah Mahasing bin Pandu, berusia 100 tahun, sedangkan yang termuda adalah Suandi Idris, berusia 23 tahun, berasal dari Kabupaten Gowa.

Selama berada di Asrama Haji Sudiang Makassar, Jemaah Kloter 12 Upg ini akan menjalani serangkaian kegiatan, termasuk bimbingan dan pemantapan manasik, pembinaan ketua regu dan rombongan. Mereka akan diberangkatkan menuju Madinah pada hari Kamis, 1 Juni 2023, pukul 20.45 Wita.

Kedatangan Kloter 12 Upg menjadi momen yang penting bagi para jemaah, karena mereka akan segera memulai perjalanan suci ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Seluruh jemaah diharapkan dapat menjalani ibadah dengan khusyuk dan meraih berkah yang besar di tempat yang penuh keberkahan.

Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama perjalanan mereka. Semoga ibadah haji kali ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh jemaah yang melaksanakannya.

 

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending