Terhubung dengan kami

Makassar

Ketua TP PKK Kecamatan Panakkukang Mendorong Program Perlindungan Anak dalam Pertemuan Bulanan

Dipublikasikan

pada

KATADIA,MAKASSAR || Ketua TP PKK Kecamatan Panakkukang, dr. Andi Tenri Pangerang, memimpin pertemuan bulanan yang diadakan di Aula Kantor Camat Panakkukang. Pertemuan ini dihadiri oleh para Ketua TP PKK Kelurahan se-Kecamatan Panakkukang, serta pengurus TP PKK Kecamatan. Rabu (14/6/2023)

Selain membahas program kerja TP PKK Kecamatan Panakkukang, kegiatan ini juga menjadi platform untuk mengkampanyekan pentingnya menciptakan ruang aman bagi anak-anak dan mengatasi kekerasan berbasis gender (KBG), eksploitasi, serta kekerasan seksual anak di dunia maya.

Dalam pertemuan tersebut, dr. Andi Tenri Pangerang menyampaikan urgensi perlindungan anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi. Ia menekankan bahwa melindungi anak adalah tanggung jawab bersama dan membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan kita. Kita harus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pertumbuhan mereka. Melalui kampanye ‘Cipatakan Ruang Aman Bagi Anak, Kekerasan Berbasis Gender (KBG) Eksploitasi dan Kekerasan Seksual Anak Diranah Daring (OCSEA)’, kita dapat meningkatkan kesadaran dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan anak-anak,” ujar dr. Andi Tenri Pangerang.

Program perlindungan anak ini menjadi fokus utama TP PKK Kecamatan Panakkukang, yang bertujuan untuk mencegah tindak kekerasan dan memastikan hak-hak anak terlindungi dengan baik. Melalui kampanye tersebut, TP PKK Kecamatan Panakkukang berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih luas tentang bahaya kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di era digital.

Pertemuan bulanan TP PKK Kecamatan Panakkukang ini menjadi langkah awal dalam menjalankan program perlindungan anak. Diharapkan, melalui kerja sama antara TP PKK, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat, tercipta lingkungan yang aman, adil, dan peduli terhadap anak-anak.

Acara tersebut diharapkan menjadi momentum untuk merangkul semua pihak agar bersama-sama melawan kekerasan berbasis gender, eksploitasi, dan kekerasan seksual anak. Dalam dunia yang semakin terhubung secara daring, perlindungan anak harus menjadi prioritas kita semua.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending