KataDia, Sungguminasa – Kegiatan Apilajaraji atau lebih dikenal Napi Belajar Ngaji merupakan salah satu inovasi program dari Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan untuk menjadi manusia berakhlak yang mulia, Kamis (24/09).
Kegiatan Appilajaraji berfokus pada perbaikan atau pengajaran membaca Al-Quran kepada WBP agar menjadi lancar dan tartil (sesuai dengan kaidah Tajdwid).
Selain Appilajaraji, program pembinaan kerohanian lainnya yaitu Sajadah (Sajian Jumat Ibadah), Shadaqah ( Sharing dan Diskusi Perkara Agama).
Menurut pelaksana Program ini, Muhammad Arifai,S.Ag. Staf Bimbingan Narapidana dan Anak Didik mengatakan bahwa antusias warga binaan dalam mengikuti aktivitas seperti ini sangat tinggi oleh karena itu perlu ada wadah atau program yang dapat menyalurkan keinginan tsb.
“Alhamdulillah, antusias disini sangat tinggi meskipun masih dalam kondisi Pandemik Covid-19, kita harus memanfaatkan sumber daya yang ada dengan tetap memberi pembinaan kepada WBP,” tutur Rifai.
Plt. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa sangat mengapresiasi inovasi-inovasi dalam program pembinaan kerohanian dalam Lapas.
“Pembinaan ini sangat penting karena tugas utama Lapas yaitu membina masyarakat yang notabene pernah melanggar hukum dan masuk kedalam Lapas menjadi manusia yang lebih baik setelah kembali kemasyarakat,” tutur Rahnianto.
Lebih lanjut, diharapkan setelah pandemik Covid-19 program ini dapat dikembangkan lagi dengan kerjasama dengan lembaga/instansi atau stakeholder sehingga ada peningkatan baik dari segi fasilitas, pengajar, dan sistem pengajaran.
Laporan Nanang
Sumber: (Humas Lapastika)