Terhubung dengan kami

DAERAH

Sisihkan Rejeki Bangun Asrama dan Ruang Belajar untuk Santri Penghapal 30 Juz Al Qur’an

Dipublikasikan

pada

KataDIA | Guna melahirkan generasi-generasi penghafal Al-Quran di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Haq Makkaraeng beralamat di Jalan Poros Kariango, Dusun Tingito, Desa Tenrigangkai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros bermaksud membangun puluhan Gazebo serta beberapa bangunan untuk asrama dan ruang belajar.

Ditemui media ini Selasa, 29/06/2021, Ustadz Firman Pimpinan Pondok Penghafal Al Qur’an menuturkan bahwa tujuan pembangunan agar mampu menampung anak-anak santri yang segera mendaftar untuk menjadi penghapal Al Qur’an 30 Juz.

Sementara Pemilik Yayasan Panti Asuhan LKSA Amal Islam Muh.Natsir, kerap disapa Abi oleh anak-anak Panti mengungkapkan harapan. ” kedepannya kami berharap kepada para donatur yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya ke pondok yang kami bangun ini agar bisa berdiri dan terbangun berupa kisaran puluhan gasebo serta beberapa bangunan untuk asrama dan ruang belajar para santri,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Pesantren adalah sebuah pendidikan tradisional yang para siswanya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kiai dan mempunyai asrama untuk tempat menginap santri.

Santri tersebut berada dalam kompleks yang juga disediakan masjid untuk beribadah, ruang untuk belajar, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Sedangkan Panti Asuhan merupakan “Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) adalah organisasi sosial atau perkumpulan sosial yang melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial anak yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia No.15.

 

Laporan (Muh Ansar)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending