Terhubung dengan kami

Makassar

DLH Makassar Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Dipublikasikan

pada

KATADIA,MAKASSAR || Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga,  Bimtek ini diadakan sebagai upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga, Kegiatan ini berlangsung di Aston Makassar Hotel pada 30 Maret 2023.

Bimtek tersebut mengundang dua narasumber yang ahli dalam pengelolaan sampah rumah tangga, yaitu Ni Nyoman Anna dari Save the Children dan Am Munawar dari Macca Organik. Narasumber tersebut membahas berbagai topik terkait pengelolaan sampah rumah tangga, seperti bahaya sampah elektronik dan dampaknya, serta bagaimana mengelola sampah organik dan bagaimana sampah tersebut dapat bernilai ekonomis.

Bimtek tersebut dipandu oleh moderator Purnamasari Sihotang dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. dan dihadiri sekitar 70 penguyuban orang tua siswa dari berbagai sekolah se kota Makassar, salah satunya 2 orang Penguyuban dari SDN Kompleks Sambung Jawa Makassar, kecamatan Mamajang

Purnamasari Sihotang mengharapkan, Bimtek ini dapat memberikan manfaat dan pemahaman yang lebih baik bagi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga dan mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan.

Nyi Nyoman Anna dari Save the Children menjelaskan bahwa penanganan sampah elektronik yang baik harus melalui proses daur ulang dan pengolahan yang tepat. Beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah elektronik adalah:

Mengumpulkan sampah elektronik dari sumbernya, seperti rumah tangga, perkantoran, dan industri.

Memilah sampah elektronik berdasarkan jenisnya, misalnya handphone, laptop, TV, atau peralatan elektronik lainnya.

Mengolah sampah elektronik dengan menggunakan teknologi yang tepat, seperti pemilahan komponen elektronik, penghancuran, atau pemurnian logam.

Mengolah sisa-sisa pengolahan menjadi bahan yang berguna, seperti logam, plastik, atau bahan lainnya yang dapat didaur ulang atau dijual sebagai bahan mentah.

Nyi Nyoman Anna juga menekankan bahwa pengelolaan sampah elektronik harus dilakukan dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan bagi pekerja yang terlibat dalam proses pengolahan sampah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan pula pelatihan dan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang baik.

Am Munawar dari Macca Organik menjelaskan bahwa sampah organik adalah jenis sampah yang berasal dari sisa-sisa bahan organik seperti sayuran, buah-buahan, daun, dan limbah makanan yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme menjadi bahan kompos yang berguna sebagai pupuk tanaman.

Sampah organik biasanya memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mudah terurai dan berpotensi menimbulkan bau tidak sedap jika tidak dikelola dengan baik. Namun, jika dikelola dengan baik, sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian dan tanaman.

Oleh karena itu, pengelolaan sampah organik sangat penting untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan juga untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

Sementara Munawar juga menjelaskan tentang Black soldier fly ( BSF) atau lalat tentara hitam adalah spesies lalat yang dikenal sebagai predator bagi larva lalat lainnya serta memiliki manfaat dalam bidang pengelolaan sampah organik. Lalat ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada lalat rumah pada umumnya, dengan warna tubuh hitam dan coklat.

Black soldier fly sering dijadikan sebagai agen pengurai sampah organik karena larva dari lalat ini mampu memakan sisa-sisa makanan atau sampah organik seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan limbah makanan lainnya. Dalam waktu kurang dari 2 minggu, larva lalat tentara hitam dapat mengurai sampah organik tersebut menjadi bahan pupuk yang berguna bagi pertanian dan tanaman.

Selain itu, larva black soldier fly juga memiliki nilai nutrisi yang tinggi dan sering dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti ikan, ayam, dan hewan peliharaan lainnya. Dengan demikian, penggunaan black soldier fly dalam pengelolaan sampah organik dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA serta meningkatkan nilai ekonomis dari pengelolaan sampah organik.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending