Terhubung dengan kami

DAERAH

Pemkab Enrekang Gandeng Kota Balikpapan Dongkrak Industri Pertanian

Dipublikasikan

pada

KATADIA,ENREKANG || Pemerintah Kabupaten Enrekang telah resmi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kota Balikpapan. Salah satu poin utama dari kesepakatan tersebut adalah komitmen Balikpapan untuk membeli produk pertanian, khususnya produk hortikultura, dari Enrekang.

Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Pendopo Rujab Bupati dalam acara kunjungan kerja Pemerintah Kota Balikpapan. Acara tersebut dihadiri Bupati Enrekang Muslimin Bando, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan Dr Ichsan Mustari, Kapolda dan Dandim, Sekda, serta pejabat lainnya.

Kota Balikpapan diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Balikpapan, Haemubri Umar, Direksi Perumda Manuntung Sukses, Andi Sangkuru, dan Salman Farisi, serta pejabat lainnya.

Haemubri mengatakan, kunjungan mereka ini sebagai tanggapan atas permintaan Wali Kota Balikpapan Rahmat Mas’ud yang terkesan dengan produk hortikultura Enrekang.

Populasi Balikpapan saat ini sekitar 725.000 orang, dengan pertumbuhan triwulanan 6.000 orang. Dengan beroperasinya Ibu Kota Negara diharapkan akan terjadi peningkatan populasi yang drastis.

Apalagi pasokan pangan kota ini 80 persen berasal dari Sulawesi dan Jawa, termasuk dari Kabupaten Enrekang.

“Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, diperkirakan pasokan pangan dari Sulawesi Selatan, khususnya dari Enrekang akan meningkat. Ini yang kami antisipasi, dan mengapa kami menginisiasi kerjasama ini,” jelas Haemubri.

Perumda Balikpapan dan Perusda Enrekang akan memainkan peran penting dalam kolaborasi sebagai mitra Business-to-Business (B2B).

“Sebagai langkah awal, kami ingin melihat langsung produksi dan distribusi bawang merah, cabai, dan produk hortikultura lainnya. Sambil menjajaki peluang kerjasama lainnya,” tambah Haemubri.

Bupati Bando menyambut baik kerjasama tersebut, seraya memastikan masih banyak lahan pertanian yang belum dimanfaatkan di Enrekang. Dengan demikian, potensi peningkatan produksi pertanian masih sangat besar.

“Masih banyak lahan kosong di Enrekang bagian selatan. Kita bisa terus mengembangkan dan meningkatkan produktivitas bawang merah, kubis, daun bawang, wortel, labu siam, sawi, dan brokoli,” kata ketua partai politik setempat itu. , Golkar Enrekang.

Bupati Bando bahkan mendampingi rombongan Balikpapan mengunjungi sentra produksi hortikultura di Anggeraja. Di ladang bawang merah, mereka menyaksikan bagaimana bawang merah Enrekang lebih sehat karena penggunaan pestisida dan insektisida yang minim. Sebaliknya, petani lebih suka menggunakan perangkap lampu dan kelambu untuk menghasilkan tanaman yang lebih sehat.

Kemudian rombongan mengunjungi Pasar Agro Sumillan untuk melihat langsung proses distribusi. Bupati Bando dan delegasi Balikpapan berdiskusi langsung dengan petani dan distributor tentang harga produk hortikultura dan biaya distribusinya.

“Dengan kemajuan pertanian modern berkelanjutan yang sedang gencar kami promosikan, kami yakin bisa menyuplai Balikpapan dan Ibu Kota Negara. Semoga kerjasama ini bermanfaat bagi petani Enrekang, masyarakat Balikpapan, dan calon warga Ibu Kota Negara nantinya. ,” kata Bupati dua periode itu. (*)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending