KATADIA,MAKASSAR || Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) melakukan launching pembuatan majalah di Gedung Iqra Lantai 18, Kampus Unismuh Makassar, Rabu, 31 Mei 2023.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Prodi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi Syukri SSos MSi dan beberapa dosen yaitu Wardah, Arni, dan Muhammad Yahya.
Muhammad Yahya sebagai pemangku mata kuliah Kewirausahaan (Jurnalistik) mengungkapkan bahwa majalah tersebut merupakan hasil praktek dari mahasiswa ilmu komunikasi semester enam.
Ia juga menjelaskan, untuk menindaklanjuti kegiatan pembuatan majalah mahasiswa maka akan dibuat pers kampus Ilmu Komunikasi yang bernama ‘Ikompost’ dan akan dikelola oleh Mahasiswa angkatan 2020 serta diawasi oleh prodi Ilmu Komunikasi itu sendiri.
“Praktek membuat majalah cetak dan platfor majalah digital memperkenalkan dan memberi praktek cara produksi media cetak mulai dari proses merencanakan isi berita, mencari dan mengedit berita spai kemudian masuk dalam proses layout dan akhirnya diproses cetak,” ungkapnya.
Yahya menerangkan bahwa kemampuan dasar mahasiswa dalam mencari dan menulis berita, opini dan fotografi jurnalistik sudah cukup baik sehingga hal tersebut bisa menjadi modal dasar bagi mahasiswa dalam menyambut dan menjalani tantangan kehidupan pada era industri media konvergensi.
“Hasil kerja praktek mahasiswa sungguh luar biasa karena sudah memiliki kemampuan dasar dalam memproduksi media cetak dan majalah digital,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa lewat praktek kerja mata kuliah tersebut kemudian pihak Prodi Ilmu Komunikasi akan menerbitkan dan meluncurkan media internal prodi yang diberi nama Ikompost.
“Media kampus ini akan dikelola para dosen sebagai tempat berlatih dan praktek menulis. Silih berganti pengelola dari kalangan mahasiswa akan datang dan pergi,” paparnya.
Dalam proses pembuatan majalah tersebut Mahasiswa Ilmu Komunikasi Kelas Jurnalistik dibagi menjadi enam kelompok. Setiap kelompok membuat satu majalah dengan nama yang berbeda.
Dosen Ilmu Komunikasi ini juga mengungkapkan harapannya yaitu agar para mahasiswa tetap mengembangkan dan mengasah keterampilan yang mereka miliki sehingga bisa menjadi modal utama masuk dalam pasar kerja yang keras dan kejam.
“Kedepannya diharapkan bersama, akan lahir dari Unismuh para pekerja Media yang sukses pada industri komunikasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kaprodi Ilmu Komunikasi mengungkapkan apresiasinya atas peluncuran media internal dari Prodi Ilmu Komunikasi.
Syukri juga menjelaskan bahwa peluncuran majalah tersebut merupakan wujud kreativitas mahasiswa yang telah menunjukkan kemampuannya dalam memproduksi sebuah media.
Ia berharap, dengan kemunculan media internal prodi dapat memberikan perspektif baru dalam media yang diciptakan oleh mahasiswa.
Selanjutnya, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Kelas Jurnalistik Sitti Asyirah Syarif mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bisa membantu mahasiswa mengasaj skill yang dimilikinya.
“Kegiatan ini bagus sekali karena bisa membantu kita mengasah hard dan softskill yang pastinya akan sangat di butuhkan saat menghadapi dunia kerja nantinya,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan harapannya yang besar untuk Ikompost nantinya yaitu agar Ikompost bisa menyajikan berita yang bermutu dan berita yang bisa menambah wawasan mahasiswa yang membacanya.
Kemudian, Sama-sama Mahasiswa Ilmu Komunikasi Kelas Jurnalistik Vika Amalia mengungkapkan bahwa praktek membuat majalah tersebut sangat membantu bagi mahasiswa.
“Dengan praktek membuat majalah kita bisa belajar bagaimana membuat berita yang baik dan mengolah media,” paparnya.
Ia juga mengungkapkan harapannya yaitu Ikompost bisa menjadi langkah awal mahasiswa untuk belajar dunia bisnis media digital di masa yang akan datang, dan dapat diteruskan dan dikembangkan lagi bagi penerus mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Selanjutnya, adapun nama-nama majalah dari enam kelompok tersebut yaitu Cretis, Ikom20ne, Mediakom, Simetris, Ikomers, dan Milenial Info.
Rentang waktu pembuatan majalah tersebut adalah satu minggu dalam bentuk e-megazine kemudian dilanjutkan dengan proses revisi oleh dosen pengampu mata kuliah sampai akhirnya menjadi majalah bentuk fisik.
Laporan: Nur Apni
Pimpinan Redaksi Majalah Cretis
Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Unismuh Makassar