KATADIA,MAKASSAR || Camat Panakkukang, Andi Pangerang Nur Akbar, mengadakan rapat koordinasi (rakor) di Aula Kantor Camat Panakkukang pada Selasa pagi. 30 Mei 2023
Rakor tersebut dihadiri oleh para lurah se-Kecamatan Panakkukang dan kepala puskesmas (Kapus) yang berada di wilayah kecamatan tersebut, termasuk Kapus Tamamaung, Toddopuli, Pampang, Karuwisi, dan Batua.
Agenda pembahasan dalam rakor kali ini adalah persiapan pelaksanaan penanganan dan pencegahan stunting (keterlambatan pertumbuhan) dan tuberkulosis (TB) di wilayah Kecamatan Panakkukang.
Camat Pangerang meminta para lurah se-Kecamatan Panakkukang untuk segera mempersiapkan langkah-langkah penanganan stunting dan TB yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.
Selain itu, Camat Panakkukang juga memberikan motivasi kepada para lurahnya untuk melakukan inovasi dan bekerja sama dengan pihak swasta dalam upaya membuat terobosan dengan konsep “satu anak satu warung makan” dalam penanganan stunting.
Konsep ini bertujuan untuk memberikan nutrisi yang cukup kepada anak-anak secara teratur dan menyeluruh, sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.
Stunting merupakan masalah serius dalam pertumbuhan anak yang dapat mengakibatkan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup anak tersebut.
Oleh karena itu, penanganan dan pencegahan stunting perlu dilakukan dengan sebaik mungkin untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Camat Panakkukang berharap bahwa melalui rakor ini, para lurah dan kepala puskesmas dapat bekerja sama secara sinergis dalam menyusun strategi dan langkah-langkah penanganan stunting dan TB yang efektif.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, diharapkan masalah stunting dan TB dapat diminimalisir dan diatasi dengan lebih baik di wilayah Kecamatan Panakkukang.
Dalam rapat koordinasi ini, Camat Panakkukang juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara teratur.
Hal ini penting untuk menjaga keselamatan dan kesehatan semua orang yang terlibat dalam penanganan stunting dan TB, termasuk peserta rakor dan masyarakat di sekitar.
Penanganan stunting dan TB merupakan tugas bersama yang membutuhkan peran aktif dari semua pihak. Diharapkan dengan adanya rakor ini, langkah-langkah penanganan stunting dan TB di Kecamatan Panakkukang dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan berkelanjutan, sehingga generasi muda dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal dan mencapai potensi penuhnya. (***)