Minggu, Juli 14, 2024

Penjabat Gubernur Sulsel Hadiri Silaturahmi Kerja Nasional ICMI di Makassar

KATADIA,MAKASSAR || Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, hadir dalam kegiatan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) yang diadakan di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar.

Acara ini berlangsung dari 3 hingga 5 November 2023 dan diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy.

Silaknas ICMI 2023 di Sulsel ini menampilkan berbagai kegiatan yang mencakup kuliah umum atau pidato Presiden Republik Indonesia, penghargaan lifetime achievement, peluncuran aplikasi kartu dan database anggota ICMI, peluncuran buku ICMI dan Sustainable Development Goals (SDGS), sidang pleno, national leadership camp, dialog cendekia, simposium visi Indonesia 2024-2029, ICMI run/funwalk, bazar dan pameran produk unggulan Sulsel, serta pentas seni dan budaya.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menganggap bahwa kehadiran Silaknas ICMI 2023 di Sulsel memiliki arti penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemajuan umat Islam di Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini memberikan warna dalam konteks edukasi politik menjelang pemilihan presiden tahun 2024. Calon-calon Presiden RI diundang untuk berbagi gagasan mengenai strategi membangun Indonesia dalam acara ini.

Bahtiar Baharuddin juga menyatakan bahwa daerah Sulsel, baik dari perspektif Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri maupun dari perspektif Gubernur Sulsel, adalah salah satu daerah yang kondusif untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini.

Pemerintah Sulsel turut mendukung kegiatan ini, dan dalam sambutannya, Bahtiar Baharuddin menjelaskan tentang filosofi lokal, yaitu sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi.

Sipakatau mencerminkan sifat manusia yang harus menghormati dan berbuat santun terhadap sesama tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan. Sipakainge menggambarkan sifat saling menghargai, sedangkan Sipakalebbi mencerminkan sifat saling mengingatkan.

Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator PMK, juga menyampaikan gagasan tentang pembinaan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

Ini sesuai dengan cita-cita Indonesia untuk menjadi negara maju, mandiri, adil, dan sejahtera pada tahun 2045, saat negara ini merayakan 100 tahun kemerdekaannya.

Muhadjir Effendy menekankan peran penting generasi muda sebagai tulang punggung bangsa dan pewaris masa depan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dia berharap bahwa generasi muda saat ini akan memiliki tanggung jawab besar dalam meraih tujuan ini.

Selain itu, Muhadjir Effendy juga membagikan perkiraan bahwa untuk mencapai status negara maju, Indonesia perlu meningkatkan Pendapatan Nasional Bruto per kapita dari 5.000 dolar AS per kapita saat ini menjadi 30.600 dolar AS per kapita.

Ini adalah tantangan besar, dan Muhadjir Effendy menggarisbawahi pentingnya kerja keras untuk mencapai tujuan tersebut.

Silaknas ICMI 2023 di Sulsel memberikan platform yang bermakna bagi cendikiawan Muslim Indonesia untuk berbagi ide dan visi mereka, serta merancang langkah-langkah untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Sorry Bro