Rabu, April 17, 2024

Siswa SD Makassar Alami Perlakuan Tak Pantas dari Wali Kelas

KATADIA, MAKASSAR || Siswa dari SDN Kompleks Sambung Jawa Makassar mengalami perlakuan yang tidak wajar dari wali kelas, memicu kekhawatiran di antara orang tua dan masyarakat pendidikan setempat.

Guru yang diharapkan memberikan bimbingan dan pengetahuan yang baik kepada muridnya justru memberikan pengajaran dan mengeluarkan kalimat tidak pantas kepada muridnya

Seorang wali kelas yang bernama Sinar dalam kelas IV B di sekolah tersebut diketahui mengucapkan kalimat yang merendahkan kepada muridnya dengan kata-kata,

“Kamu itu kalau tidak masuk sekolah, kelas Tenang.” Kalimat yang dikeluarkan tersebut seakan-akan kelas tenang jika murid tersebut tidak masuk sekolah, kejadian tersebut terjadi di di dalam kelas pada Selasa 20 Februari 2024

Ucapan yang menyakitkan tersebut dilontarkan kepada tiga siswa, yakni Abraham, Baron, dan Fathan, yang dihukum setelah bermain dengan temannya dan mengakibatkan salah satu siswa merengek kesakitan.

Lebih dari itu, Sinar juga mengajak siswa-siswa lainnya untuk mendukungnya dalam kata-katanya tersebut. Akibatnya, siswa yang menjadi sasaran merasa terhina bahkan mengalami sedikit trauma, yang mengakibatkan mereka menangis.

Salah satua Orang tua dari siswa yang menjadi korban mendengar langsung ucapan tersebut di depan kelas. Selain perlakuan verbal yang tidak pantas, juga dilaporkan bahwa Sinar mencubit bagian perut anak tersebut, menambah kekhawatiran dan kecaman dari orang tua murid serta masyarakat.

Reaksi dari orang tua murid sangatlah negatif, mereka merasa sangat kecewa dengan sikap yang tidak profesional dan tidak layak dari seorang pendidik.

Sebagai pembimbing, seorang guru seharusnya memberikan pengajaran dengan tanggung jawab dan kasih sayang. Kalimat-kalimat tidak pantas semacam itu tidak seharusnya diucapkan oleh seorang pendidik.

Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius, dan kami berharap agar pihak sekolah dan otoritas terkait mengambil tindakan tegas untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan siswa serta mempertahankan profesionalisme dalam dunia pendidikan.

Sementara kepala Sekolah Fahmawati saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan “Nanti kami akan menangani (telusuri kejadiannya), insya Allah akan kita buat kesepakatan kelas terkait pembinaan karakter siswa, dan akan melibatkan orang tua untuk meningkatkan karakter baik para siswa.”(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles