KATADIA BARRU || Mahasiswa Manajemen Industri Institute Andi Sapada (IAS) Kota Parepare menggelar sosialisasi pembudidayaan magot di Aula Pettu Ada E, Desa Bojo, pada Kamis (8/8). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Acara dibuka oleh Andi Syah Irwan, yang mewakili Kepala Desa Bojo. Hadir pula Ibu Ketua TP PKK Desa Bojo, Ir. Kamsida, Sekretaris Desa Fatmawati, serta dosen pembimbing Megawati Beddu dan Andi Alfian Anugrah, bersama mahasiswa KKN Desa Bojo dan warga setempat.
Megawati Beddu, dosen pembimbing, menyatakan bahwa Desa Bojo memiliki kondisi alam yang sangat strategis untuk pembudidayaan magot, menjadikannya lokasi yang ideal untuk program ini. Sementara itu, Andi Syah Irwan mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan mahasiswa IAS dan percaya bahwa inisiatif ini akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Bojo.
Ketua TP PKK Desa Bojo, Ir. Kamsida juga memberikan apresiasi terhadap upaya budidaya magot di desa tersebut. Ia menyatakan dukungannya terhadap langkah mahasiswa IAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembudidayaan magot.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa IAS secara bergiliran memaparkan dan menjelaskan proses budidaya magot, disertai dengan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi magot sebagai solusi pemberdayaan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya lokal di Desa Bojo.