KATADIA TAKALAR || Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono secara resmi memulai pembangunan satuan radar baru (Satrad) di Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Minggu 12 Januari 2025
Proyek ini merupakan bagian dari modernisasi sistem pertahanan udara nasional untuk mendukung pengawasan wilayah udara Indonesia, termasuk mencakup Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Tiba menggunakan helikopter Super Puma, KSAU menghadiri acara peletakan batu pertama lokasi pembangunan radar tersebut. Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat utama TNI AU, Kapolres Takalar, Dandim Takalar, Kepala Basarnas, dan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Takalar.
Lokasi Takalar dipilih karena dianggap strategis dalam mendukung pengawasan wilayah udara nasional. Radar yang akan dipasang memiliki jangkauan hingga lebih dari 500 kilometer, bahkan mampu memantau wilayah IKN di Kalimantan Timur.
Radar ini merupakan bagian dari 25 proyek pembangunan satuan radar baru yang menggunakan teknologi canggih dari Prancis. Dari jumlah tersebut, 13 radar sedang dalam proses pembangunan baru, sementara 12 lainnya menggantikan radar lama dengan sistem modern.
Selain radar, fasilitas pendukung seperti 110 unit rumah, mushala, dan fasilitas lain untuk perwira dan bintara juga akan dibangun di lokasi tersebut. Total ada 28 personel yang akan bertugas di satuan radar ini.
Pembangunan satuan radar baru ini ditargetkan rampung pada November 2025. Radar akan mulai dioperasikan pada Februari 2026 untuk memperkuat pertahanan udara nasional.
Di akhir acara, Marsekal TNI Tonny Harjono juga memberikan bantuan tali asih berupa ratusan paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan.