KATADIA BONE || Kehadiran Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman di sela kegiatan Pelepasan Kontingen STQH Bone dalam rangka Pimpin Rapat Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memberikan dana kepada 5 peserta penghafal Al-Quran dalam bentuk uang dollar 3 lembar sekaligus menyampaikan beberapa nasehat kepada Kontingen STQH Bone.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, M.Si, secara resmi melepas kontingen Kafilah Kabupaten Bone yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke-XXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati (Rujab), Jumat (11/4/2025).
Andi Asman Sulaiman dalam arahannya menitipkan harapan besar kepada seluruh peserta agar memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Bone.
“Peserta harus berjuang dengan hebat, hafalkan 30 juz, terus mengasah kemampuan, dan memperbaiki kekurangan untuk meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Bupati Bone juga berjanji akan memberikan apresiasi khusus bagi peserta yang berhasil meraih juara, terutama juara pertama. Namun, peserta yang belum berhasil pun tetap akan mendapat penghargaan atas dedikasi mereka.
Ada 22 peserta mewakili Kabupaten Bone dalam ajang bergengsi yang berlangsung di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, mulai 11 hingga 19 April 2025.
“Peserta yang juara nanti akan bertemu langsung dengan saya, dan yang belum juara juga akan tetap diberi apresiasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bone, Dr. H. Abdul Rafik, M.Pd, menegaskan bahwa kontingen Bone telah dipersiapkan secara optimal untuk menjadi juara umum.
Target kami adalah juara umum. Namun yang terpenting, anak-anak ini dapat menghafal Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Abdul Rafik menyampaikan bahwa ajang STQH ini merupakan tahap awal menuju seleksi tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada Oktober 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Ia berharap ada perwakilan dari Bone yang bisa melaju ke tingkat nasional.
“Bone dikenal sebagai gudangnya Hafidz dan Hafidzah. Semua peserta adalah andalan, tidak ada cabang yang bukan prioritas,” tegasnya.
Terkait dukungan, seluruh peserta telah mendapatkan dana pembinaan dari Kementerian Agama saat mengikuti seleksi tingkat kabupaten.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyerahkan bendera kontingen kepada Kakan Kemenag Bone
Sesi foto bersama seluruh peserta Kafilah STQH ke-XXIII diselah acara pelepasan di Rujab Bupati Bone.
Cabang-Cabang Lomba STQH XXIII yang Diikuti Kafilah Bone:
A. Seni Baca Al-Qur’an
– Golongan Dewasa: 2 peserta (Putra & Putri)
– Golongan Anak-anak: 2 peserta (Putra & Putri)
B. Hafalan Al-Qur’an
– Golongan 1 Juz dan Tilawah: 2 peserta (Putra & Putri)
– Golongan 5 Juz dan Tilawah: 2 peserta (Putra & Putri)
– Golongan 10, 20, dan 30 Juz: 6 peserta (Putra & Putri)
C. Tafsir Bahasa Arab
– 2 peserta (Putra & Putri)
D. Musabaqah Hadits
– Hafalan 100 Hadits dengan Sanad dan Rawi: 2 peserta (Putra & Putri)
– Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad: 2 peserta (Putra & Putri)
– Karya Tulis Ilmiah Hadits (KTIH): 2 peserta (Putra & Putri)
Ajang ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an serta Hadits. Kabupaten Bone kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan kader Qur’ani di Sulawesi Selatan (Dhany)