KATADIA BULUKUMBA || Kehebohan melanda Bulukumba setelah beredar video viral aksi pengeroyokan terhadap seorang pelajar yang mengenakan seragam Pramuka. Peristiwa yang terjadi di Kecamatan Kindang ini telah membuat warga geram dan mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak. Jumat 9 Mei 2025
Video berdurasi 1 menit 31 detik tersebut memperlihatkan secara jelas bagaimana korban dikeroyok oleh sekelompok pelajar, sebagian mengenakan seragam sekolah dan sebagian lainnya berpakaian preman. Baik korban maupun para pelaku diduga masih duduk di bangku SMP.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Seksi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala, membenarkan telah mengamankan lima terduga pelaku yang masih di bawah umur.
Para pelaku, yang telah diamankan sejak Senin, 5 Mei 2025, saat ini berada di bawah pengawasan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba. Pengamanan ini dilakukan atas laporan resmi orang tua korban.
AKP Marala menjelaskan bahwa penyidik tengah menyelidiki motif dan peran masing-masing pelaku. Pihaknya juga mengimbau keluarga korban untuk mempercayakan proses hukum kepada kepolisian, serta menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak.
Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., menambahkan bahwa pihaknya akan mengedepankan pendekatan restorative justice jika memungkinkan, dengan harapan tercapainya kesepakatan damai antara kedua belah pihak.
Dia juga mengapresiasi kerjasama keluarga para pelaku yang telah menyerahkan anak-anak mereka untuk dibina di Polres Bulukumba.
Kapolres turut menghimbau sekolah dan guru untuk lebih aktif memantau perilaku siswa, meskipun kejadian ini terjadi di luar lingkungan sekolah dan jam pelajaran.
Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pembinaan maksimal kepada para pelaku tanpa mengabaikan aspek psikologis dan perkembangan mereka. Peran keluarga, ditekankan Kapolres, tetap menjadi kunci utama dalam pembentukan karakter anak.(**)