Terhubung dengan kami

Pemkot Makassar

Makassar dan FCIP Inggris Jalin Kerja Sama Infrastruktur Berkelanjutan

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan perwakilan Future Cities Infrastructure Programme (FCIP), sebuah inisiatif dari Kedutaan Besar Inggris yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kota-kota besar Indonesia. Kunjungan ini berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar pada Selasa (3/6).

Judith, perwakilan dari UK Embassy, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Jakarta bersama jajaran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar dan mitra sektor swasta.

“Alhamdulillah, waktu itu kami berdiskusi intens bersama tim dari BRIDA dan mitra kami, termasuk PT Shinko Teknik Indonesia dan Tim Wirah. Hari ini kami diberi waktu untuk menyampaikan langsung rencana penguatan infrastruktur berkelanjutan kepada Bapak Wali Kota,” ujarnya.

FCIP merupakan program yang berfokus pada peningkatan kapasitas kota dalam berbagai aspek strategis, termasuk perencanaan infrastruktur, pengelolaan limbah, mobilitas hijau, dan teknologi kota cerdas (smart infrastructure).

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari skema City Investment Plans (CIP), yang bertujuan merancang strategi investasi untuk pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Salah satu proyek yang tengah dijajaki ialah pengelolaan sampah berbasis teknologi modern, serta pengembangan sistem kota yang tangguh terhadap dampak perubahan iklim.

“Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota yang mengintegrasikan inovasi, lingkungan, dan inklusi sosial dalam pembangunan infrastrukturnya. Kami siap mendampingi dan memberikan dukungan teknis untuk mewujudkan itu,” tambah Judith.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik inisiatif dari FCIP dan menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kota untuk membangun kolaborasi dengan mitra internasional dalam mewujudkan Makassar sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan kompetitif secara global.

“Kota Makassar telah diminta untuk hadir di Jakarta pada pertengahan Juni mendatang untuk membahas kelanjutan proyek secara lebih teknis dan rinci. Sementara itu, bagi daerah yang belum melakukan kontrak, proyek kemungkinan akan ditender ulang pada bulan Juli,” ungkap Munafri.

Melalui kemitraan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat mempercepat transformasi kota menuju pembangunan yang ramah lingkungan, inklusif, dan berbasis inovasi teknologi.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending