KATADIA BONE || Menjelang musim hujan yang kerap disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Bone, Babinsa Pattiro Bajo Koramil 1407-13/Sibulue, Kodim 1407/Bone, Kopka Arifin, berinisiatif melakukan langkah proaktif untuk mencegah potensi bencana.
Bersama warga Desa Pattiro Bajo, Kecamatan Sibulue, beliau memimpin kerja bakti penebangan pohon-pohon tua dan pemangkasan ranting di sepanjang jalan desa pada Jumat, 25 Juli 2025.
Kegiatan gotong royong ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah tindakan preventif yang sangat penting.
Pohon-pohon tua dan rapuh yang berada di tepi jalan raya memiliki potensi besar untuk tumbang akibat terjangan angin kencang yang sering terjadi selama musim hujan.
Jika hal ini terjadi, risiko kecelakaan lalu lintas dan kerusakan infrastruktur menjadi sangat tinggi, bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan.
Kopka Arifin, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kerja bakti ini didasarkan pada hasil identifikasi dan survei lapangan.
Tim gabungan Babinsa dan warga telah meninjau kondisi jalan dan mencatat sejumlah pohon yang berisiko tinggi tumbang. “Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi musibah,” tegas Kopka Arifin. “Lebih baik kita bekerja sama mencegahnya sejak dini.”
Kerja bakti ini melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Pattiro Bajo. Mulai dari pemuda, orang tua, hingga tokoh masyarakat turut berpartisipasi aktif. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tinggi terlihat jelas dalam kegiatan ini.
Mereka bahu-membahu memotong dan menebang pohon-pohon tua dengan alat-alat yang tersedia.
Selain menebang pohon, mereka juga membersihkan ranting-ranting yang menjuntai di atas jalan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Kegiatan ini tidak hanya berhasil mengurangi risiko bencana alam, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat.
Kerja sama yang harmonis ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI dan rakyat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Pattiro Bajo.
Keberhasilan kerja bakti ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Bone untuk melakukan langkah serupa dalam mengantisipasi bencana musim hujan.
Semoga langkah proaktif ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di wilayah tersebut.( Dhani)